Daerah

Kerjasama GOTO dan Pemkot Bandung laksanakan MOU percepatan digitalisasi dan pelayanan publik di Kota Bandung.

5
×

Kerjasama GOTO dan Pemkot Bandung laksanakan MOU percepatan digitalisasi dan pelayanan publik di Kota Bandung.

Sebarkan artikel ini
Kerjasama GOTO dan Pemkot Bandung laksanakan MOU percepatan digitalisasi dan pelayanan publik di Kota Bandung.

Bandung- Penandatanganan MOU antara PT GOTO Gojek Tokopedia dengan Pemkot Bandung dalam rangka peningkatan percepatan digitalisasi pelayanan masyarakat di Kota Bandung.

Muh Hairul mewakili GoTo sampaikan bahwa ini adalah kerjasama lebih konkrit bagi layanan masyarakat kota Bandung.

Berdiri tahun 2010 dan masuk ke Bandung 2015 dan ini adalah langkah awal yang tepat sasaran bagi masyarakat Bandung raya dan ada beberapa kegiatan sebelumnya dengan para pelajar dalam 10 creative park. Terkait dengan lingkungan kita buat periksa emisi gratis 1 tahun 2 kali dan ada lagi 5 agenda antara lain digitalisasi layanan publik, layanan UMKM , Penguatan transportasi publik dan logistik , pengembangan talenta digital dan terakhir digitalisasi pembayaran sektor informal dengan gopay.

Lima program ini nanti bisa dimodifikasi dengan dinas terkait dan kedepan ada emisi batch 2 dengan kementrian lingkungan hidup.

Kalau ada program yang terkait dengan GOTO kita siap kolaborasi agar simbios dengan visi Bandung Utama.

BACA JUGA:  Kunjungan Kerja DLH Provinsi dan DLH Lampung Utara ke PT Teguh Wibawa Bhakti Persada, Bahas Komitmen Lingkungan Lampung Utara, 28 Mei 2025 – Dalam rangka pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung bersama DLH Kabupaten Lampung Utara melakukan kunjungan kerja ke PT Teguh Wibawa Bhakti Persada, Rabu (28/5/2025). Wakil Bupati Lampung Utara, Romli.,S.Kom., S.H., M.H., yang diwakili oleh Kepala DLH Kabupaten Lampung Utara, Ina Sulistya Achyar , S.P. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Provinsi Lampung, Yulia Mustika Sari, ST, dan Kanit 4 Tipidter Polda Lampung, Iptu Prenata Algazali. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung implementasi pengelolaan lingkungan di kawasan operasional perusahaan, khususnya terkait perizinan, pengelolaan limbah B3, dan ketaatan terhadap regulasi lingkungan yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, rombongan diterima langsung oleh manajemen PT Teguh Wibawa Bhakti Persada, yang menyampaikan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional yang ramah lingkungan dan patuh terhadap peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Arahan dari DLH Provinsi Lampung Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Yulia Mustika Sari, ST, menyampaikan beberapa poin penting: 1. Komitmen Lingkungan: Perusahaan diharapkan terus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, termasuk dalam pengelolaan limbah dan dokumen lingkungan seperti AMDAL atau UKL-UPL. 2. Transparansi dan Pelaporan: DLH Provinsi mengimbau agar perusahaan melaporkan secara berkala data pemantauan lingkungan melalui Sistem Pelaporan Elektronik (SIMPEL). 3. Kolaborasi dengan DLH Kabupaten: Koordinasi aktif dengan DLH kabupaten harus dijaga agar pengawasan berjalan efektif dan solusi atas permasalahan lingkungan dapat ditangani cepat. 4. Peran Swasta dalam Ketahanan Lingkungan: Perusahaan swasta, termasuk PT Teguh Wibawa Bhakti Persada, memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup daerah. Arahan dari Kepala DLH Lampung Utara (Mewakili Wakil Bupati) Ina Sulistya, S.P., menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi keterbukaan perusahaan dalam menerima kunjungan dan harapannya agar: PT TEGUH WIBAWA BHAKTI PERSADA dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam hal kepatuhan terhadap hukum dan etika lingkungan. Setiap aktivitas operasional dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan dampak lingkungan terhadap masyarakat sekitar. Adanya forum dialog berkelanjutan antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam hal pengelolaan lingkungan. Pihak perusahaan menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan oleh DLH Provinsi, DLH Kabupaten, serta pihak kepolisian. Dalam pernyataannya, perusahaan berkomitmen untuk: Melakukan evaluasi dan peningkatan sistem pengelolaan lingkungan secara berkala. Memastikan bahwa seluruh prosedur operasional sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Menjalin komunikasi yang baik dengan instansi pemerintah dan masyarakat sekitar untuk mencegah potensi konflik lingkungan. Kegiatan diakhiri dengan peninjauan lapangan oleh rombongan, termasuk melihat langsung area pengelolaan limbah dan fasilitas pendukung lingkungan perusahaan. Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Lampung Utara.

M Farhan Walikota Bandung sampaikan bahwa gedung ini adalah gedung bersejarah bagi kota Bandung . Dengan ekosistem yang digital maka ada 4 soko guru dimana antara lain SDM dimana tertinggi karena perguruan tinggi terbaik banyak di kota Bandung, kedua adalah Media dimana ada LPSE tidak terlepas dari digitalisasi kemudian kita sangat terbiasa dengan LPSE dan adanya aplikasi GOTO perusahaan raksasa di Indonesia, sektor jasa yang ingin kami dorong lewat GOTO dan saat ini belanja online harus seiring dengan toko offline dan hal ini adalah upaya transformasi digital dimana 60 % adalah kuliner , dengan tata kelola berbasis ekonomi maka kita dapat berbagi data dengan ketentuan dan kewajiban agar data terlindungi.

Kolaborasi dengan GOTO adalah dalam hal pengelolaan data agredasi dimana kita bisa lihat berapa sampah dari Go Food dan dari Toko Pedia yang bisa kita manfaatkan bersama sampah yang dihasilkan.

Apa yang menjadi harapan kita bukan hanya dipermukaan tetapi lebih mendalam dengan kerjasama kita dalam percepatan digital ini jangan hanya CSR tetapi kita saling bekerjasama baik dalam transportasi publik jangan sampai Gojek jadi musuh transportasi publik dan itu adalah kesetaraan dengan transportasi publik.

Yang kami tawarkan adalah seberapa banyak anak sekolah dan masyarakat ekomomi standar A,B,C,D dan ini harus ada kerjasama pemgolahan data walaupun pengolahan data tidak mudah dikerjasamakan .

Hal ini sangat membantu dalam program Smart City adanya aplikasi GOTO akan dapat melihat jam berapa tingkat kemacetan dan hal ini akan sangat membantu , produk apa yang pal8ng laku dan nanti melalui produk pembayaran bank jabar dan bank BPR Kota Bandung dan lainnya mesti diharapkan sebagai peluang kerjasama, pungkas Farhan.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin