Indramayu, Kabarnusa24.com
Pekerjaan galian saluran irigasi yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di Desa Ujung Pendok Jaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, menuai keluhan warga. Pasalnya, aktivitas proyek tersebut diduga merusak pipa instalasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sehingga menyebabkan aliran air bersih ke rumah-rumah warga terhenti.
Akibat kerusakan pipa tersebut, air PDAM tidak dapat mengalir ke pelanggan. Kondisi ini dinilai sangat merugikan masyarakat, mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital untuk keperluan sehari-hari.
Salah seorang warga Blok Tambangan RT 007 RW 002 Desa Ujung Pendok Jaya, Lilik Martono, meminta pihak pelaksana proyek agar segera bertanggung jawab dan melakukan perbaikan secepatnya tanpa menunda waktu.
“Kami minta jangan menunggu besok atau lusa. Air PDAM itu sangat penting bagi masyarakat. Pipa rusak, air tidak mengalir, warga jelas sangat dirugikan,” tegas Lilik.
Selain mendesak perbaikan pipa PDAM, warga juga meminta agar akses jalan yang terdampak pekerjaan galian kembali ditutup atau diamankan demi keselamatan dan kenyamanan lingkungan sekitar.
Warga berharap BBWS bersama PT Sacna selaku pelaksana proyek galian irigasi dapat segera mengambil langkah cepat dan bertanggung jawab, sehingga aliran air PDAM kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.







