Indramayu, kabarnusa24.com
Aksi protes warga Desa Gadingan, Kabupaten Indramayu, akhirnya membuahkan hasil. Setelah viral karena menanam pohon pisang di tengah jalan rusak dan memasang spanduk sindiran, Dinas PUPR Kabupaten Indramayu langsung merespons dengan memastikan perbaikan jalan segera dilakukan, Minggu (17/5/2026).
Jalan rusak sepanjang sekitar 1,4 kilometer itu sebelumnya dikeluhkan warga karena kondisinya membahayakan pengguna jalan. Bahkan, warga menyindir kondisi tersebut dengan memasang spanduk bertuliskan, “Pastikan Kendaraan Anda Bisa Terbang Melewati Jalan Ini.”
Plt Kepala Dinas PUPR Indramayu, Maulana Malik, mengatakan perbaikan jalan akan dilakukan menggunakan metode pengecoran beton dengan anggaran sekitar Rp3,5 miliar.
“Sesuai rencana, pelaksanaan perbaikan akan berlangsung selama 90 hari. Lelangnya insya Allah di awal April, nanti kita langsung kerjakan,” ujar Maulana Malik.
Selain perbaikan permanen, pemerintah juga akan melakukan penanganan darurat agar jalan tetap dapat dilalui masyarakat sambil menunggu proses pengerjaan dimulai.
Setelah mendapat kepastian dari pemerintah, warga pun langsung bergotong royong membersihkan pohon pisang yang sebelumnya ditanam di badan jalan sebagai bentuk protes.
“Kami apresiasi komitmen dari pemerintah. Tadi kami juga mengajak warga lainnya untuk bersama-sama membereskan pohon pisang agar mempermudah pekerjaan nantinya,” ujar Abdul Halim (43), warga Desa Gadingan.
Warga berharap perbaikan jalan segera terealisasi sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar dan aman dilalui.






