Indramayu, kabarnusa24.com
Bupati Indramayu Lucky Hakim memberikan klarifikasi terkait pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyinggung ketidakhadirannya dalam dua agenda kunjungan kerja gubernur di Kabupaten Indramayu.
Melalui rekaman suara yang beredar, Lucky Hakim menjelaskan bahwa ketidakhadirannya pada kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke pabrik sepatu di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, serta pada kegiatan Penanaman Kedelai Nasional di Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, disebabkan oleh agenda kedinasan lain yang telah terjadwal dan berkaitan dengan kegiatan pemerintah pusat.
Menurut Lucky, pada kunjungan pertama ke pabrik sepatu di Desa Cikawung, ia sedang menghadiri kegiatan penghargaan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri dan sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Lucky mengungkapkan bahwa pada kegiatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga hadir dan menerima penghargaan. Setelah mengikuti agenda tersebut, Dedi Mulyadi diketahui kembali ke Jawa Barat dan keesokan harinya melanjutkan kunjungan kerja ke pabrik sepatu di Kecamatan Terisi.
Sementara itu, pada agenda kedua, yakni Penanaman Kedelai Nasional di Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Lucky mengaku sedang berada di Bandung untuk memenuhi undangan Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan strategis terkait Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), yang dinilai penting bagi perencanaan dan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Indramayu.
Lucky menegaskan bahwa ketidakhadirannya dalam dua agenda tersebut bukan karena mengabaikan kunjungan gubernur, melainkan karena harus menjalankan tugas kedinasan lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.







