Indramayu, kabarnusa24.com
Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, pada Minggu (12/7/2026), bertambah menjadi 10 orang.
Berdasarkan data terbaru dari pihak kepolisian, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tujuh korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Selain korban meninggal, dua orang dilaporkan mengalami luka berat dan enam orang lainnya mengalami luka ringan. Dengan demikian, total korban dalam kecelakaan tragis tersebut mencapai 18 orang.
Peristiwa nahas itu melibatkan sebuah mobil pikap Daihatsu Gran Max, truk wing box, dan truk los bak. Berdasarkan dugaan sementara, mobil pikap yang berhenti di lajur kanan ditabrak dari belakang oleh truk wing box hingga terdorong ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, pikap kembali tertabrak truk los bak yang melaju dari arah berlawanan sehingga mengakibatkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.
Segenap keluarga besar kabarnusa24.com menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Semoga seluruh korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bagi para korban yang masih menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan.






