Sibolga, 13 Juli 2026 –Kabarnusa24.com)Pemerintah Kota Sibolga bergerak cepat menangani dampak kebakaran hebat yang melanda Pasar Sibolga Nauli pada Sabtu (11/7/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan para pedagang tetap dapat berjualan melalui penyediaan lokasi relokasi sementara.
Sebagai bentuk keseriusan dalam penanganan musibah tersebut, Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, pada Minggu (12/7/2026) langsung berkantor di Dinas Perhubungan Kota Sibolga yang berada bersebelahan dengan Pasar Sibolga Nauli. Langkah ini dilakukan agar koordinasi penanganan di lapangan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Di lokasi tersebut, Wali Kota memimpin rapat bersama para pejabat Pemerintah Kota Sibolga dan jajaran Polres Sibolga. Rapat membahas berbagai langkah strategis pascakebakaran, mulai dari penanganan lokasi terdampak hingga upaya pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam rapat itu, pemerintah memastikan relokasi pedagang menjadi prioritas utama agar roda perekonomian tidak berhenti terlalu lama. Pemerintah berkomitmen menyediakan tempat sementara yang layak sehingga para pedagang dapat kembali menjalankan usahanya.
Lokasi pertama yang disiapkan sebagai tempat relokasi sementara berada di area parkir Pasar Sibolga Nauli dan kawasan Terminal Bawah. Pemerintah menilai lokasi tersebut cukup strategis karena masih berada di sekitar pusat aktivitas perdagangan.
Namun, apabila kapasitas lokasi tersebut tidak mampu menampung seluruh pedagang yang terdampak kebakaran, Pemerintah Kota telah menyiapkan rencana alternatif dengan memanfaatkan Jalan Patuan Anggi sebagai lokasi relokasi tambahan.
Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik mengatakan penggunaan Jalan Patuan Anggi akan dilakukan melalui koordinasi bersama Polres Sibolga, khususnya terkait pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat maupun angkutan umum tetap berjalan dengan aman dan tertib.
“Jika nantinya tempat relokasi masih tidak cukup, kita rencanakan akan memakai Jalan Patuan Anggi menjadi tempat relokasi sementara. Kita akan berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas untuk angkutan umum,” ujar Wali Kota.
Pemerintah Kota Sibolga juga menegaskan akan terus melakukan pendataan terhadap para pedagang yang terdampak kebakaran sekaligus memastikan seluruh proses relokasi berjalan secara tertib, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kota Sibolga diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan pascakebakaran Pasar Sibolga Nauli. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar para pedagang dapat segera kembali berusaha dan roda perekonomian Kota Sibolga kembali normal.
(Hasanuddingulo)




