Daerah

Bupati Lumajang Gaungkan Sekolah Bebas Bullying dari SMAN 1, Targetkan Lahirkan Generasi Unggul Berdaya Saing Nasional

13
×

Bupati Lumajang Gaungkan Sekolah Bebas Bullying dari SMAN 1, Targetkan Lahirkan Generasi Unggul Berdaya Saing Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Lumajang Gaungkan Sekolah Bebas Bullying dari SMAN 1, Targetkan Lahirkan Generasi Unggul Berdaya Saing Nasional

Bupati Lumajang Gaungkan Sekolah Bebas Bullying dari SMAN 1, Targetkan Lahirkan Generasi Unggul Berdaya Saing Nasional

 

LUMAJANG, kabarnusa nusa24.com.Rabu,15/7/2026– Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Lumajang, Selasa (14/7/2026), menjadi panggung penguatan pendidikan karakter. Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, memilih hadir langsung di hadapan ratusan siswa baru untuk menyampaikan pesan penting tentang semangat belajar, pencegahan perundungan (bullying), hingga komitmen membangun generasi berakhlak dan berprestasi.

 

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Lumajang itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan sekolah menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul.

 

“Saya mengunjungi SMA Negeri 1 Lumajang dalam rangka memberikan motivasi kepada anak-anak. Kebetulan saat ini masa MPLS, sehingga menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan semangat belajar kepada siswa-siswi. Sebagai kepala daerah, saya juga akan menjadwalkan kunjungan ke sekolah-sekolah lainnya,” ujar Indah.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan pesan tegas agar seluruh satuan pendidikan di Lumajang, mulai SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK hingga MA, menjadikan pencegahan bullying sebagai prioritas.

 

Menurutnya, kasus perundungan yang pernah terjadi menjadi pelajaran penting bagi seluruh elemen pendidikan untuk memperkuat pengawasan sekaligus membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.

 

“Saya menghimbau di semua sekolah jangan pernah ada bullying lagi. Anak-anak harus fokus belajar dan menghindari hal-hal yang bisa merusak masa depan mereka seperti narkoba, minuman keras, maupun perbuatan lain yang dilarang oleh negara dan agama. Saya selalu berdoa semoga anak-anak kita menjadi generasi yang hebat, tangguh, unggul, dan berakhlakul karimah,” katanya.

 

Prestasi SMAN 1 Lumajang Melonjak

 

Di sisi lain, Kepala SMAN 1 Lumajang, Moh. Agus Wibisono, memaparkan capaian sekolah yang dinilainya merupakan hasil dari pembenahan tata kelola berbasis manajemen terbuka selama tahun ajaran 2025–2026.

 

Menurut Agus, perubahan sistem tersebut mulai membuahkan hasil dengan meningkatnya prestasi akademik siswa, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Salah satu pencapaian terbesar adalah keberhasilan siswa meraih dua medali emas dalam kompetisi penelitian tingkat nasional, serta medali perak pada ajang riset internasional yang diikuti enam negara, yakni Korea Selatan, Rumania, Vietnam, Thailand, Indonesia, dan negara peserta lainnya.

 

“Prestasi ini menunjukkan pengembangan potensi siswa yang kami lakukan bersama telah menghasilkan capaian yang sangat membanggakan. Kami optimistis SMA Negeri 1 Lumajang akan semakin diperhitungkan sebagai sekolah riset di tingkat nasional,” ujarnya.

 

Tak hanya itu, sekolah juga mengirimkan 13 karya ilmiah ke babak final kompetisi penelitian di Universitas Gadjah Mada (UGM), terdiri atas tujuh karya kategori Innovation Competition (IC) dan enam penelitian siswa yang akan dipertandingkan pada Agustus mendatang.

 

Pada akhir Juli, lima siswa juga dijadwalkan mengikuti WSM menuju tingkat provinsi, mewakili bidang informatika, kimia, ekonomi, dan astronomi.

 

Selain itu, sejumlah delegasi sekolah akan mengikuti Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) serta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), yang seluruhnya merupakan kompetisi resmi di bawah Kementerian Pendidikan.

 

“Karena itu, sebutan school research bagi SMA Negeri 1 Lumajang bukan sesuatu yang berlebihan. Budaya riset sudah menjadi bagian dari karakter sekolah,” kata Agus.

 

Revitalisasi Sarana Pembelajaran

 

Selain meningkatkan kualitas akademik, SMAN 1 Lumajang juga terus membenahi infrastruktur pendidikan.

 

Sebanyak enam ruang kelas direhabilitasi, sementara empat ruang lainnya diperbaiki melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.

 

Agus menjelaskan, beberapa bangunan sekolah yang direhabilitasi merupakan gedung lama yang telah berdiri sejak era kolonial hingga awal 1980-an dan belum pernah mendapatkan perbaikan besar.

 

“Rehabilitasi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan siswa dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pengembangan sekolah juga diarahkan pada penguatan karakter melalui peningkatan fasilitas ibadah. Bersama komite sekolah, pihaknya tengah menyiapkan rencana perluasan sarana keagamaan dengan menggandeng berbagai pihak.

 

Ke depan, sekolah menargetkan menjadi salah satu SMA pilihan utama di Lumajang dengan dukungan guru, komite, Dinas Pendidikan, serta ikatan alumni.

 

Alumni Siapkan SMAN 1 Masuk 10 Besar Jawa Timur

 

Ketua Komite SMAN 1 Lumajang, Dr. M. Hariyadi Eko Romadhon, mengatakan kunjungan Bupati memiliki makna khusus karena selain sebagai kepala daerah, Indah juga merupakan alumni SMAN 1 Lumajang sekaligus Dewan Pengawas Yayasan Alumni SMAN 1 Lumajang.

 

Menurutnya, kehadiran Bupati di awal MPLS menjadi suntikan motivasi bagi siswa baru agar memiliki arah dan fokus selama menempuh pendidikan.

 

“Kami ingin anak-anak mengikuti MPLS dengan baik, kemudian fokus menentukan pilihan bidang ilmu selama tiga tahun ke depan sehingga mereka dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diinginkan,” ujarnya.

 

Hariyadi mengungkapkan, Komite Sekolah bersama Kanca Semansa dan jaringan alumni telah menyusun komitmen jangka panjang untuk membawa SMAN 1 Lumajang menjadi salah satu dari 10 SMA terbaik di Jawa Timur dalam tiga tahun mendatang.

 

Target tersebut dinilai realistis mengingat posisi sekolah terus mengalami peningkatan berdasarkan pemeringkatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

 

“Tahun lalu peringkat sekolah berada di posisi 54. Saat ini sudah naik menjadi peringkat 27. Kami optimistis, dengan kolaborasi semua pihak, cita-cita menjadikan SMA Negeri 1 Lumajang masuk 10 besar SMA terbaik di Jawa Timur dapat diwujudkan,” kata Hariyadi.

 

Kunjungan Bupati Lumajang di hari kedua MPLS itu akhirnya tidak hanya menjadi ajang penyemangat bagi peserta didik baru, tetapi juga menegaskan arah pembangunan pendidikan di Lumajang: menciptakan sekolah yang aman dari perundungan, kuat dalam karakter, unggul dalam riset, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin