Kabarnusa24 com
Bandung, 31 juli 2026 || Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and Plates, sebuah kegiatan yang memadukan buku, kuliner, dan pengalaman wisata dalam satu ruang. Kegiatan ini akan hadir di Bikasoga Sport Center, 3-9 Agustus 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, upaya meningkatkan literasi perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih menarik agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
Menurutnya, tantangan literasi di Kota Bandung masih cukup besar, sehingga dibutuhkan inovasi untuk menumbuhkan minat masyarakat terhadap dunia pengetahuan.
Literasi itu bukan sekadar masalah membaca. Literasi adalah semangat untuk mencari tahu. Dari rasa ingin tahu itulah orang terdorong mencari informasi, belajar, lalu membaca lebih dalam, ujar Farhan dalam talkshow Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat 31 Juli 2026.
Farhan mengungkapkan, berdasarkan data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), capaian Kota Bandung masih berada di bawah rata-rata Jawa Barat. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Pemkot Bandung menghadirkan berbagai terobosan untuk membangun budaya literasi yang lebih kuat.
Ia menilai, membangun budaya membaca tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas perpustakaan. Pemerintah harus membangun ekosistem yang membuat masyarakat merasa dekat dan nyaman dengan aktivitas membaca.
Karena itu, Festival Pages and Plates dikemas sebagai ruang yang memadukan literasi dengan kuliner dan aktivitas kreatif. Menurut Farhan, konsep tersebut sekaligus memperkuat daya tarik Bandung sebagai kota tujuan wisata.
Orang datang ke Kota Bandung mencari pengalaman. Karena itu kami menghadirkan kegiatan yang menawarkan pengalaman baru, mulai dari membaca buku, menikmati kuliner, hingga berinteraksi dengan komunitas dan pelaku UMKM lokal, katanya.
Farhan menambahkan, Pemkot Bandung juga melakukan pembenahan di sektor perpustakaan melalui penguatan sumber daya manusia dan mendorong lahirnya berbagai inovasi agar perpustakaan menjadi ruang publik yang lebih hidup dan diminati masyarakat.
Sementara itu, Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Martinus Wandi Budianto menyampaikan, Festival Pages and Plates menjadi momentum pertama Big Bad Wolf hadir di dalam Kota Bandung setelah 10 tahun berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi dengan Pemkot Bandung membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan buku-buku berkualitas dengan harga terjangkau.
Kami ingin buku tidak menjadi barang mewah yang hanya bisa diakses kalangan tertentu. Buku harus mudah dijangkau dan dapat menginspirasi lebih banyak orang, ujarnya.
Martinus juga mengungkapkan, tren minat baca, khususnya di kalangan anak muda dan Generasi Z, menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, berbagai karya sastra klasik kembali diminati pembaca.
Selain menghadirkan ribuan judul buku, Festival Pages and Plates juga melibatkan komunitas dan pelaku UMKM kuliner Kota Bandung sehingga menghadirkan pengalaman yang memadukan literasi, wisata, dan ekonomi kreatif.
Kolaborasi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem literasi yang semakin kuat di Kota Bandung. Apabila mendapatkan respons positif dari masyarakat, konsep serupa akan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan literasi lainnya, termasuk melibatkan perpustakaan komunitas yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bandung.
Sumber : Kepala Diskominfo Kota Bandung
(Jaka)







