Berita

APAK Dorong Silaturahmi Kamtibmas yang Transparan dan Berkeadilan, Aspirasi Warga Harus Ditindaklanjuti

5
×

APAK Dorong Silaturahmi Kamtibmas yang Transparan dan Berkeadilan, Aspirasi Warga Harus Ditindaklanjuti

Sebarkan artikel ini
APAK Dorong Silaturahmi Kamtibmas yang Transparan dan Berkeadilan, Aspirasi Warga Harus Ditindaklanjuti

Kabarnusa24.com

BANDUNG — Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) menyambut baik pelaksanaan Silaturahmi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang rutin dilaksanakan jajaran kepolisian bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat di wilayah Jawa Barat.

 

APAK menilai Silaturahmi Kamtibmas merupakan ruang komunikasi yang strategis untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, menyerap aspirasi warga, serta membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

 

Namun, APAK berpandangan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut tidak cukup diukur dari terselenggaranya pertemuan atau banyaknya pihak yang hadir. Lebih dari itu, diperlukan komitmen bersama untuk memastikan setiap aspirasi, keluhan, dan persoalan yang disampaikan masyarakat mendapatkan perhatian serta tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing pihak.

 

Bagi APAK, keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kepercayaan publik, kepastian tindak lanjut, serta penegakan prinsip transparansi dan keadilan.

 

Silaturahmi Kamtibmas Harus Menjadi Ruang Dialog Dua Arah

 

APAK memandang Silaturahmi Kamtibmas sebagai sarana untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan tanggung jawab aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui forum tersebut, masyarakat dapat menyampaikan kondisi faktual di lingkungan masing-masing, termasuk potensi gangguan keamanan, keresahan warga, dan persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama.

 

Oleh karena itu, APAK mendorong agar forum Silaturahmi Kamtibmas benar-benar menjadi ruang dialog dua arah, bukan sekadar penyampaian informasi dari satu pihak kepada pihak lainnya.

 

Masyarakat harus diberikan kesempatan yang proporsional untuk menyampaikan pendapat, kritik, saran, dan keluhan secara terbuka serta bertanggung jawab. Di sisi lain, aparat dan instansi terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan yang jelas, objektif, dan transparan.

 

APAK menilai komunikasi yang sehat antara aparat dan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Kepercayaan tersebut tidak hanya tumbuh melalui imbauan, tetapi juga melalui keterbukaan, respons yang baik, serta kesungguhan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.

 

Aspirasi Warga Perlu Dicatat dan Ditindaklanjuti

 

Salah satu hal yang menjadi perhatian APAK adalah pentingnya mekanisme tindak lanjut terhadap aspirasi yang disampaikan dalam setiap pertemuan Silaturahmi Kamtibmas.

 

APAK mengusulkan agar setiap kegiatan dilengkapi dengan pencatatan aspirasi dan keluhan masyarakat secara sistematis, penentuan pihak yang bertanggung jawab sesuai kewenangannya, serta target waktu penanganan apabila memungkinkan.

 

Perkembangan penyelesaian persoalan tersebut juga diharapkan dapat disampaikan kembali kepada masyarakat melalui pertemuan berikutnya atau saluran komunikasi yang tersedia.

 

Langkah ini diperlukan agar masyarakat memperoleh kejelasan mengenai perkembangan persoalan yang telah disampaikan. Dengan demikian, forum Silaturahmi Kamtibmas dapat memberikan manfaat yang lebih terukur dan tidak berhenti pada diskusi tanpa kejelasan tindak lanjut.

 

APAK menegaskan bahwa setiap persoalan tentu memiliki tingkat kompleksitas dan mekanisme penyelesaian yang berbeda. Meski demikian, keterbukaan mengenai proses penanganan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang sehat antara masyarakat dan pemangku kepentingan.

 

Kamtibmas Tidak Hanya Soal Kejahatan, tetapi Juga Pelayanan Publik

 

APAK berpandangan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan upaya pencegahan tindak kriminalitas. Rasa aman juga berhubungan dengan kondisi lingkungan, kualitas pelayanan publik, keselamatan pengguna jalan, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Pelayanan publik yang responsif, infrastruktur yang layak, serta pengelolaan anggaran yang sesuai dengan ketentuan merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan yang tertib dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dalam konteks tersebut, APAK mendorong penguatan koordinasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait agar persoalan yang disampaikan warga dapat diarahkan kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk menanganinya.

 

APAK juga menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip penting dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Setiap kebijakan dan pelayanan publik harus mengedepankan kepentingan masyarakat, kesetaraan, serta keadilan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Menurut APAK, pendekatan tersebut dapat memperluas manfaat Silaturahmi Kamtibmas, sehingga forum ini tidak hanya membahas keamanan secara konvensional, tetapi juga menjadi ruang koordinasi untuk mengidentifikasi persoalan yang memengaruhi ketenteraman masyarakat.

 

Libatkan Pemuda, Perempuan, dan Seluruh Lapisan Masyarakat

 

APAK turut mendorong agar pelaksanaan Silaturahmi Kamtibmas melibatkan berbagai unsur masyarakat secara lebih luas. Keterlibatan tersebut mencakup kelompok pemuda, perempuan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai latar belakang.

 

Partisipasi yang inklusif dinilai penting agar persoalan yang dibahas tidak hanya mewakili kepentingan kelompok tertentu, melainkan mencerminkan kondisi dan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

 

Pemuda, khususnya, memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas lingkungan, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta membantu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan dan ketertiban.

 

APAK berharap masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima imbauan, tetapi juga dilibatkan sebagai mitra dalam mengidentifikasi persoalan, merumuskan langkah pencegahan, dan mengawasi perkembangan penyelesaian masalah sesuai koridor hukum.

 

Penegasan APAK: Keamanan Harus Berjalan Seiring dengan Keadilan

 

Dalam penegasannya, APAK menyampaikan bahwa Silaturahmi Kamtibmas merupakan jembatan komunikasi antara penegak hukum dan masyarakat yang harus dirawat melalui kejujuran, keterbukaan, penghormatan terhadap hak masyarakat, serta komitmen untuk menyelesaikan persoalan secara bertanggung jawab.

 

“Silaturahmi Kamtibmas adalah jembatan emas antara penegak hukum dan rakyat. Semoga jembatan ini senantiasa terpelihara dengan kejujuran, keterbukaan, dan kebersamaan. Semoga setiap pertemuan menghasilkan solusi nyata, sehingga rasa aman dan kepercayaan masyarakat semakin kuat. Keamanan yang sejati dibangun bukan karena ketakutan, melainkan karena kebersamaan dan keadilan yang dirasakan oleh seluruh rakyat,” demikian penegasan APAK dalam siaran pers tersebut.

 

APAK menilai bahwa hubungan yang baik antara aparat dan masyarakat harus dibangun melalui sikap saling menghormati, komunikasi yang terbuka, serta kesediaan untuk mendengar dan menindaklanjuti persoalan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

 

Karena itu, APAK berharap Silaturahmi Kamtibmas di wilayah Jawa Barat dapat terus dikembangkan sebagai forum yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada penyelesaian masalah. Evaluasi berkala terhadap aspirasi masyarakat juga dinilai penting agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

 

Bagi APAK, menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Namun, partisipasi tersebut perlu ditopang oleh komunikasi yang sehat, pelayanan yang bertanggung jawab, dan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi hukum serta keadilan.

 

APAK mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, mendorong transparansi, serta membangun kepercayaan publik melalui langkah nyata yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Bersama Membangun Keamanan, Kebenaran, dan Keadilan.

(Jaka)

Penulis