NasionalDaerahInternasionalSejarah

HPN 2023, SMSI Kabupaten Bekasi Gelar Diskusi Pers dengan Ormas di Mako Brimob Cikarang

5
×

HPN 2023, SMSI Kabupaten Bekasi Gelar Diskusi Pers dengan Ormas di Mako Brimob Cikarang

Sebarkan artikel ini
HPN 2023, SMSI Kabupaten Bekasi Gelar Diskusi Pers dengan Ormas di Mako Brimob Cikarang

BEKASI – kabarnusa24.com

Tanggal 9 Februari diperingati sebagai Hari Pers Nasional. Tahun ini, SMSI Kabupaten Bekasi merayakannya bersama Aliansi Ormas Bekasi, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Faizal Hafan Farid, S.E., M.Si.

 

Mengambil tema “Pers Merdeka dan Demokrasi Bermartabat, perayaan HPN tingkat Kabupaten Bekasi tersebut dilaksanakan di Aula Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, Rabu, 15 Februari 2023.

 

Berbagai acara terlihat padat digelar, mulai sambutan para tokoh, potong kue HPN Bekasi, diskusi pers dengan ormas hingga kejutan kue ulang tahun dari insan pers kepada Wadanyon AKP Imron Wahyudi, S.H, M.Si.

 

“Kegiatan ini berkolaborasi dengan Aliansi Ormas Bekasi dan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya,” kata Ketua SMSI Kabupaten Bekasi, Doni Ardon dalam sambutannya.

 

Dengan mengangkat tema pers merdeka dan demokrasi bermartabat, Doni Ardon berharap HPN ke 75 menjadi momentum dalam mempererat hubungan antara insan media dengan ormas dan Polri.

 

“Selama ini kita tahu pemberitaan wartawan kerap berbenturan dengan kepentingan ormas dan terkadang di lapangan berhadapan dengan anggota Polri yang sedang bertugas,” ungkapnya.

 

Atas dasar itu, maka diperlukan silaturahmi untuk mengenal tugas pokok dan fungsi masing-masing profesi.

 

“Minimal kita saling kenal, sehingga tema pers merdeka dapat tercapai karena satu sama lain akan saling menghargai dan memahami tupoksi masing-masing,” ucapnya.

 

Hal sama disampaikan Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, H. Zaenal Abidin dalam penyampaian sambutannya.

 

Kata Zaenal Abidin, keberadaan pers dan ormas memiliki kesamaan dalam tupoksi kerjanya, yakni sebagai kontrol sosial.

 

“Terkadang di lapangan berbenturan, ini terjadi karena satu sama lain tidak saling mengenal,” lanjut H. Zaenal.

 

Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Prasetya, S.I.K., M.Si mengatakan bahwa isu utama dunia pers saat ini bukan lagi mengenai kebebasan pers melainkan pemberitaan yang bertanggung jawab.

 

“Saya ingin sampaikan kembali pesan Presiden Joko Widodo saat puncak perayaan HPN di Deli Serdang bahwa Pers saat ini sudah mencakup seluruh media informasi yang bisa tampil dalam bentuk digital. Semua orang bebas membuat berita dan sebebas-bebasnya. Sekarang ini masalah yang utama, adalah membuat pemberitaan yang bertanggung jawab,” ujar AKBP Budi Prasetya.

 

AKBP Budi Prasetya mengajak semua insan pers untuk menyajikan informasi yang bertanggung jawab dan pers menjadi penjernih informasi yang seterang-terangnya.

 

“Saya berharap insan pers menjadi penjernih informasi dan menjalankan peran sebagai communication of hope yang memberikan harapan kepada masyarakat,” harap AKBP Budi Prasetya.

 

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan Farid mengatakan peran pers sangat penting saat ini, karena memberikan banyak informasi dan menjadi partner pemerintah dalam melaksanakan program-program pembangunan.

BACA JUGA:  *Pembina IKAWATI ATR/BPN Tekankan Pentingnya Menjaga Integritas kepada Jajaran Kanwil BPN Provinsi Banten* Banten - Dalam dunia kerja, tidak hanya dibutuhkan kemampuan yang baik, tetapi juga penting untuk setiap insan menjaga integritas. Demikian disampaikan Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (IKAWATI ATR/BPN), Annisa Pohan Yudhoyono kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi dan Kantor Pertanahan di wilayah Banten pada Kamis (05/09/2024). Integritas dalam bekerja sangat dibutuhkan karena menurut Annisa Pohan Yudhoyono hal itu menjadi fondasi bagaimana orang dapat dipercaya. Apabila integritas tersebut dilanggar, tidak hanya diri sendiri yang berisiko terkena dampaknya, namun juga ke keluarga dan orang-orang terdekat. “Karena ketika kita keluar dari integritas kita, pasti ada risiko yang akan kita hadapi, terutama keluarga. Jadi kalau kita berpikir bahwa risiko itu akan menyakiti keluarga kita, kita akan berpikir ulang lagi untuk melakukan hal yang tidak baik atau menyeberang dari nilai integritas itu,” kata Annisa Pohan Yudhoyono di Hotel Aston, Banten. Ia mengatakan, salah satu hal yang harus dijalankan dalam menjaga integritas ialah dengan bersyukur dan merasa cukup. “Bersyukur dengan apa yang kita punya, dan bisa mengukur diri melihat seberapa yang kita punya, dan seberapa yang bisa kita keluarkan untuk membeli sesuatu. Kalau cukup dan bersyukur, kita mungkin tidak perlu mencari-cari hal lain lagi,” pesan Annisa Pohan Yudhoyono untuk seluruh jajaran IKAWATI ATR/BPN di Banten. Kehadiran Pembina IKAWATI ATR/BPN ke Provinsi Banten ini disambut Ketua IKAWATI Kanwil BPN Provinsi Banten, Sartika Sudaryanto dengan beragam agenda kegiatan. Terdapat acara peragaan busana, sesi talkshow, ada pula pameran/bazar. Adapun dalam bazar terdapat sembilan stan yang diisi oleh 26 pelaku UMKM binaan IKAWATI Kanwil BPN Provinsi Banten beserta Kantor Pertanahan di wilayah Banten. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan angklung dari jajaran Kanwil BPN Provinsi Banten, lalu beranjak ke sesi talkshow yang dibawakan oleh Sonny Muchlison dengan tema “Empowering Yourself”, dan peragaan busana persembahan Anna Asyhiffa Collection. Selanjutnya, Annisa Pohan Yudhoyono dan jajaran berkeliling mengunjungi stan-stan pameran UMKM. Dalam kesempatan yang sama, Sartika Sudaryanto melaporkan bahwa IKAWATI ATR/BPN wilayah Banten sangat aktif berorganisasi. Bukan hanya berperan aktif dalam organisasi, tetapi juga seringkali mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi luar. Beberapa contoh kegiatannya seperti mengikuti sosialisasi aplikasi e-Asuh, Bazar UMKM, Fashion Show Wastra Banten, dan kegiatan lain yang diselenggarakan oleh DWP Provinsi Banten. Usai mengikuti rangkaian acara, Wakil Pembina IKAWATI ATR/BPN, Nurlaili Raja Juli Antoni dengan didampingi Pembina IKAWATI Kanwil BPN Provinsi Banten, Sudaryanto beserta jajaran IKAWATI Pengurus Pusat mengunjungi Kanwil BPN Provinsi Banten untuk meninjau layanan serta ruang IKAWATI di kantor tersebut. (MW) #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional X: x.com/kem_atrbpn Instagram: instagram.com/kementerian.atrbpn/ Fanpage facebook: facebook.com/kementerianATRBPN Youtube: youtube.com/KementerianATRBPN TikTok: tiktok.com/@kementerian.atrbpn Situs: atrbpn.go.id PPID: ppid.atrbpn.go.id

 

“Saya mengucapkan selamat hari pers nasional ke 75 dan terima kasih telah berperan sebagai pilar ke empat demokrasi yang sangat dibutuhkan dalam kontrol sosial”.

 

“Tetap berpegang pada kerja-kerja profesionalisme, menjaga kode etik jurnalistik dan integritas sebagai ujung tombak dalam menangkal hoax, di tengah banyak nya pendangkalan informasi, terlebih memasuki di tahun politik,” sarannya.

 

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue HPN, penyerahan kue ulang tahun Wadanyon dan diskusi pers dengan ormas menghadirkan 6 nara sumber.

 

Masing-masing dari mereka yakni Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi H.M Zaenal Abidin, Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Prasetya, S.I.K., M.Si, Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) H. Norman Yulian, S.E, mantan Bupati Bekasi H. Saleh Manaf, tokoh milenial Amrul Mustofa, CEO Media Patriot Indonesia, Nurhasan, S.H dan dipandu Sekretaris SMSI Kabupaten Bekasi, Suryo Sudharmo sebagai moderator.

 

Dalam pantauan media, sebanyak 50 lebih insan pers hadir dalam perayaan HPN tersebut. Selain berasal dari organisasi wartawan, peserta yang hadir sebagian besar merupakan pengusaha media online di Kabupaten Bekasi. (***)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin