Kabarnusa24.com || Bekasi – Warga Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, menolak keras pengalihan rute jalan kendaraan proyek PT Indo Raya Kabanteng yang mengerjakan proyek Groundshill Sungai Cipamingkis Tahap III. Pengalihan rute ini memicu kekhawatiran warga tentang keselamatan rumah mereka.
Ning, salah satu warga Kampung Loji RT 01 RW 01, mengungkapkan kekhawatirannya tentang pengalihan rute kendaraan proyek.
“Saya khawatir rumah saya ambruk atau rusak akibat getaran dan beban kendaraan proyek yang berat,” kata Ning pada Kamis (10/7/2025).
Ning meminta pihak proyek untuk melakukan komunikasi yang baik dan transparan tentang rencana pengalihan rute kendaraan proyek.
“Saya ingin tahu rencana dan dampaknya terhadap kami sebagai warga yang terdampak,” kata Ning.
Namun, pihak proyek dikabarkan sudah melakukan sesuai SOP, tetapi warga masih merasa tidak ada komunikasi yang baik.
Ning meminta pihak proyek untuk menghentikan pengalihan rute kendaraan proyek sampai ada kesepakatan dan komunikasi yang baik antara pihak proyek dan warga.
“Saya tidak pernah diajak diskusi atau ada pembicaraan tentang pengalihan rute ini,” tambah Ning.
Manager Pelaksana PT Indo Raya Kabanteng, Cakra, mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukan sesuai SOP dan akan bertanggungjawab jika ada kerusakan pada bangunan rumah atau masjid yang dilewati.
Namun, warga masih menunggu tindakan nyata dari pihak proyek untuk menyelesaikan masalah ini. (Ww)







