KabarNusa24.com || Bekasi – Polemik antara warga Loji, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, dengan PT Indo Raya Kabanteng, kontraktor proyek Groundshill Sungai Cipamingkis Tahap III, masih berlanjut.
Warga menolak rencana pengalihan rute kendaraan proyek yang dikhawatirkan akan merusak rumah mereka akibat getaran dan beban kendaraan yang berat.
Warga juga keberatan tentang dampak proyek lainnya, seperti bising dan debu yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Mereka meminta pihak proyek untuk mempertimbangkan dampak tersebut dan mencari solusi yang terbaik.
Musyawarah antara warga dan pihak proyek telah dilakukan pada Jum’at (11/7/2025), namun hasilnya masih sama, sebagian warga tidak menyetujui rencana pengalihan rute kendaraan proyek. Warga merasa tidak ada komunikasi yang baik dari pihak proyek tentang rencana tersebut.
Pihak proyek mengklaim sudah melakukan sesuai SOP dan akan bertanggungjawab jika ada kerusakan pada bangunan rumah atau masjid yang dilewati.
Namun, warga masih merasa tidak puas dengan jawaban tersebut dan meminta pihak proyek untuk menghentikan pengalihan rute kendaraan proyek sampai ada kesepakatan dan komunikasi yang baik antara pihak proyek dan warga.
Warga meminta pihak proyek untuk melakukan komunikasi yang transparan tentang rencana dan dampaknya terhadap mereka sebagai warga yang terdampak.
Polemik antara warga Cibarusah dan PT Indo Raya Kabanteng belum berakhir. Warga masih menunggu tindakan nyata dari pihak proyek untuk menyelesaikan masalah ini.
Apakah pihak proyek dapat memenuhi permintaan warga atau polemik ini akan terus berlanjut? Kita tunggu perkembangan selanjutnya. (Ww)







