BeritaBisnis

10 Desa di Bekasi Terdampak Kekeringan, Satu Juta Liter Air Bersih Telah Didistribusikan

17
×

10 Desa di Bekasi Terdampak Kekeringan, Satu Juta Liter Air Bersih Telah Didistribusikan

Sebarkan artikel ini
10 Desa di Bekasi Terdampak Kekeringan, Satu Juta Liter Air Bersih Telah Didistribusikan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi distribusikan air bersih di salah satu titik kekeringan di Kecamatan Cibarusah. 

BEKASI,– Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Palang Merah Indonesia (PMI), BBWS dan dunia usaha telah mendistribusikan lebih dari satu juta liter air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.

Data terbaru dari BPBD menyebutkan, hingga Minggu, 19 Juli 2026 pukul 23.00 WIB, bencana kekeringan terjadi di 49 lokasi di 10 desa yang tersebar di 5 kecamatan.

Wilayah tersebut yakni Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru, Cikarang Selatan dan Kecamatan Pebayuran. Krisis air bersih tersebut berdampak terhadap 5.776 kepala keluarga (KK) atau sekitar 17.047 jiwa warga.

Adapun dari 1.001.000 liter air bersih yang telah didistribusikan berasal dari BPBD Kabupaten Bekasi sebanyak 651.000 liter, PMI 290.000 liter, Deltamas 33.000 liter, BBWS 24.000 liter dan PT. Hyundai sebanyak 3.000 liter.

Di Kecamatan Cibarusah terdapat 10 titik kekeringan, yakni 9 titik di Desa Ridogalih dan 3 titik di Desa Cibarusah Jaya. Kemudian di Kecamatan Serang Baru, krisis air bersih juga terjadi di Desa Nagasari (8 titik) dan Desa Sukasari (1 titik).

Kemudian di Kecamatan Bojongmangu, krisis air bersih terjadi di empat desa, yaitu Desa Sukamukti (1 titik), Desa Sukabungah (1 titik), Desa Medalkrisna (9 titik) dan Desa Karang Indah (11 titik).

Selain itu, kekeringan juga terjadi di Desa Karangsegar Kecamatan Pebayuran sebanyak 5 titik dan Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan 1 titik. (**)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin