Indramayu, Kabarnusa24.com
Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang menimpa sejumlah mahasiswa di aliran Sungai atau Kali Cimanuk, tepatnya di area Bendungan Karet Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (8/11/2025).
Insiden tersebut melibatkan beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Pencinta Alam (KOMPA) Polindra.
Pihak kampus dalam keterangan resminya menegaskan bahwa kegiatan rafting yang dilakukan para mahasiswa tersebut bukan merupakan kegiatan resmi yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri Indramayu. Kegiatan itu merupakan inisiatif pribadi mahasiswa dan tidak ada pemberitahuan resmi kepada pihak kampus.
Direktur dan segenap sivitas akademika Polindra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Kampus juga menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap aktivitas mahasiswa di luar kegiatan resmi kampus agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Kami turut berduka dan mendoakan semoga mahasiswa yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kepada keluarga korban, kami berharap diberikan kekuatan dan ketabahan,” demikian pernyataan resmi dari pihak Polindra.
Polindra juga mengapresiasi kinerja tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Indramayu, Polres Indramayu, BPBD Indramayu, serta Kodim Indramayu yang telah bekerja keras melakukan pencarian para mahasiswa.
Pihak kampus menyampaikan bahwa tim Polindra terus mendampingi dan memantau perkembangan pencarian korban di lapangan.
“Kami berharap kabar baik segera datang dari lokasi pencarian sehingga dapat menenangkan kita semua,” lanjut pernyataan tersebut.







