Daerah

Kemenag Subang Salurkan Beasiswa Gubernur Jabar untuk Santri Pondok Pesantren At-Tawazun

4
×

Kemenag Subang Salurkan Beasiswa Gubernur Jabar untuk Santri Pondok Pesantren At-Tawazun

Sebarkan artikel ini
Kemenag Subang Salurkan Beasiswa Gubernur Jabar untuk Santri Pondok Pesantren At-Tawazun

SUBANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan beasiswa khusus bagi santri dari keluarga kurang mampu atau miskin yang tengah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Pondok Pesantren At-Tawazun, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang,Kamis (8/1/2026).

​Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Dr. H. Badruzaman, M.Pd., yang secara simbolis menyerahkan bantuan beasiswa kepada para perwakilan santri. Dalam sambutannya, Badruzaman menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Jawa Barat serta pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat atas perhatian serta fasilitas beasiswa yang diberikan kepada para santri di Kabupaten Subang, khususnya di Pondok Pesantren At-Tawazun.

​“Harapan saya ke depan, program pendidikan di pesantren bukan hanya dapat mentransformasikan nilai-nilai ajaran agama Islam yang luhur bersumber pada Al-Qur’an dan Hadis, namun lebih dari itu pondok pesantren juga dapat mentransformasikan ilmu pengetahuan umum, teknologi, serta seni,” ujar Badruzaman.

​Beliau juga menambahkan bahwa bantuan beasiswa ini sangat bermanfaat dalam membantu para santri menyelesaikan tugas-tugas studi mereka. Dengan integrasi ilmu agama dan ilmu umum, diharapkan para santri dapat menjadi pemimpin masa depan yang mampu hidup mandiri di era globalisasi yang serba cepat dan penuh tantangan teknologi.

Kemenag Subang Salurkan Beasiswa Gubernur Jabar untuk Santri Pondok Pesantren At-Tawazun

​Acara penyerahan beasiswa ini turut dihadiri oleh pimpinan Pondok Pesantren At-Tawazun, Dr. KH. Musyfiq Amrullah, LC, M.Si, jajaran Kemenag Kabupaten Subang, pengurus Forum Pondok Pesantren Kabupaten Subang, serta para tokoh pemerhati pendidikan lainnya.***

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin