Daerah

Kakanwil Kemenag Jabar Tutup Rakerwil 2026: Tekankan Pelayanan Nyata dan Lima Pilar Kepemimpinan

4
×

Kakanwil Kemenag Jabar Tutup Rakerwil 2026: Tekankan Pelayanan Nyata dan Lima Pilar Kepemimpinan

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Kemenag Jabar Tutup Rakerwil 2026: Tekankan Pelayanan Nyata dan Lima Pilar Kepemimpinan

GARUT – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, resmi menutup Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemenag Jabar Tahun 2026 di Hotel Harmoni Garut, Kamis (29/1). Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa program kerja tahun 2026 tidak boleh sekadar menjadi dokumen perencanaan, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

​Pelayanan Berbasis Kemaslahatan

​H. Dudu Rohman menginstruksikan seluruh jajaran untuk memegang teguh tiga pilar utama: Imarah ad-Din, Imarah al-Ummah, dan Al-Islam al-Mubarak. Menurutnya, orientasi kerja aparatur Kemenag harus berujung pada menghadirkan kemaslahatan bagi umat.

​”Pelayanan keagamaan tidak boleh berhenti pada forum rapat semata. Orientasi kerja kita adalah pelayanan yang memberi asas manfaat. Tidak ada yang lebih utama selain menghadirkan kemaslahatan,” tegas Kakanwil.

​Lima Nilai Kepemimpinan Aparatur

​Sebagai kompas dalam menjalankan tugas, Kakanwil merumuskan lima nilai kepemimpinan yang wajib diimplementasikan oleh seluruh aparatur Kemenag Jawa Barat:

  1. Pelayan, Bukan Dilayani: Pemimpin adalah abdi masyarakat.
  2. Kepemimpinan adalah Amanah: Setiap individu akan dimintai pertanggungjawaban atas tugasnya.
  3. Keadilan dalam Pelayanan: Memberikan layanan setara tanpa diskriminasi.
  4. Integritas: Menjalankan wewenang dengan kejujuran penuh.
  5. Akuntabilitas & Evaluasi: Terbuka terhadap perbaikan melalui penilaian kinerja dan muhasabah.

​Ketahanan Keluarga dan Tanggap Bencana

​Selain urusan administratif, Kakanwil menyoroti isu sosial seperti tingginya angka perceraian. Ia meminta penguatan sinergi untuk membina ketahanan rumah tangga sebagai unit terkecil pembentuk negara yang kuat.

​Ia juga mengingatkan tanggung jawab sosial Kemenag dalam situasi darurat. Terkait hal itu, Menteri Agama RI dijadwalkan hadir di Kabupaten Bandung Barat pada 1 Februari 2026 untuk meninjau langsung masyarakat yang terdampak bencana.

​Komitmen Kinerja dan Penguatan SDM

​Penutupan Rakerwil ini juga ditandai dengan aksi nyata penguatan organisasi, di antaranya:

  • Penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin): Dilakukan oleh pejabat eselon III dan Kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Barat sebagai wujud komitmen kerja terukur.
  • Penyerahan SK Profiling ASN: Upaya manajemen talenta untuk menciptakan SDM yang adaptif dan profesional.
  • Pelantikan 9 PPPK: Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non-Optimalisasi Tahap II untuk memperkuat efektivitas layanan publik.

​Rakerwil yang berlangsung sejak 27 Januari ini diikuti oleh 130 peserta strategis. Forum ini menjadi titik awal koordinasi intensif untuk memastikan wajah Kementerian Agama Jawa Barat hadir lebih melayani dan berdampak sepanjang tahun 2026.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin