BANDUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat resmi mengawali masa bakti lima tahun ke depan dengan menggelar Pengukuhan dan Orientasi Politik pada Minggu (8/2). Agenda ini menjadi tonggak awal konsolidasi organisasi guna merespons tantangan politik dan kebutuhan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar seremoni formal. Menurutnya, momen ini adalah titik tolak untuk memastikan seluruh struktur partai bergerak solid dan siap bekerja nyata bagi masyarakat.
Fokus pada Pelayanan, Bukan Sekadar Kursi
Dalam arahannya, Huda menekankan perubahan paradigma dalam tubuh partai. Ia menyatakan bahwa orientasi PKB kini bertransformasi dari sekadar kompetisi elektoral menuju “Politik Kehadiran.”
”Politik tidak cukup hanya bicara kursi. Politik kehadiran itu sekarang maha penting,” tegas Huda.
Ia menginstruksikan seluruh pengurus, terutama di tingkat PAC, untuk terjun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi warga. PKB berkomitmen menggunakan instrumen kebijakan di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga DPR RI untuk mengawal kebutuhan riil masyarakat.
Program Unggulan: Dari Ambulans hingga Foodbank
Sebagai bentuk konkret dari politik pelayanan, PKB Jawa Barat telah menyiapkan sejumlah program aksi, di antaranya:
- Optimalisasi 200 Unit Ambulans: Tersebar di seluruh Jawa Barat untuk membantu warga, terutama dalam penanganan situasi kebencanaan.
- Program Foodbank: Program yang telah berjalan selama tujuh tahun ini fokus pada pemberdayaan ekonomi mikro. PKB membeli makanan dari warung-warung kecil untuk dibagikan kembali kepada yang membutuhkan.
- Penguatan Legislatif: Memaksimalkan peran 162 anggota DPRD kabupaten/kota, 15 anggota DPRD Provinsi, dan 13 anggota DPR RI asal Jawa Barat sebagai jembatan aspirasi.
Komitmen Lima Tahun ke Depan
Huda menyadari bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah. Oleh karena itu, introspeksi dan peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
”Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Jawa Barat agar keberadaan PKB benar-benar bisa bermanfaat. Kami akan meleverage berbagai ikhtiar baik, baik melalui program maupun kaderisasi,” pungkasnya.
Dengan kepengurusan baru ini, PKB Jawa Barat menargetkan kerja yang lebih akseleratif dan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan warga di Tanah Pasundan.







