DaerahPeristiwa

Ibu Muda di Balongan Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Duga Dipicu Masalah Ekonomi

25
×

Ibu Muda di Balongan Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Duga Dipicu Masalah Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Ibu Muda di Balongan Indramayu Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Duga Dipicu Masalah Ekonomi

 

Indramayu, Kabarnusa24.com

Seorang ibu muda di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kecamatan Balongan, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga setempat setelah suami korban berteriak meminta pertolongan.

Korban diketahui berinisial KN (27), ibu dari dua orang anak. Ia pertama kali ditemukan oleh suaminya dalam kondisi tergantung di pintu samping rumah menggunakan selendang.

Kapolsek Balongan, AKP Dedi Wahyudi, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban dan suaminya sempat beristirahat bersama di kamar.

“Pagi itu saksi bangun dan mendapati korban sudah tidak ada di kamar. Setelah dicari, korban ditemukan dalam keadaan tergantung di pintu samping rumah menggunakan selendang,” ujar AKP Dedi.

Petugas kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menduga peristiwa tersebut dipicu persoalan ekonomi. Dugaan tersebut diperkuat oleh keterangan salah satu saksi, Catu Uripah, yang merupakan teman sekaligus tetangga korban.

“Menurut keterangan saksi, korban sebelumnya pernah mengeluhkan kondisi ekonomi keluarganya,” tambahnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka lebam di bagian leher akibat jeratan kain, pembuluh darah pada mata pecah, serta lidah tergigit. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak memendam persoalan seorang diri. Apabila mengalami tekanan atau permasalahan berat, warga diharapkan segera mencari bantuan kepada keluarga, tokoh masyarakat, maupun tenaga profesional guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin