Indramayu, Kabarnusa24.com
Warga Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu menggelar aksi protes yang menarik perhatian pada Minggu pagi (22/2/2026). Di tengah ruas jalan yang berlubang dan rusak parah, warga menanam pohon pisang sebagai simbol kekecewaan sekaligus bentuk peringatan bagi para pengendara.
Aksi tersebut merupakan puncak kekesalan warga terhadap kondisi infrastruktur jalan yang tak kunjung mendapat perbaikan. Kerusakan jalan dinilai semakin membahayakan keselamatan dan menghambat mobilitas masyarakat sehari-hari.
Warga menyebut, lubang-lubang yang menganga kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari atau saat hujan turun. Genangan air yang menutup permukaan jalan membuat lubang tidak terlihat, sehingga meningkatkan risiko terjatuh.
Melalui aksi simbolis ini, masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan agar aktivitas warga kembali aman dan lancar.







