Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim : Iklas Ramadhan Berbagi
Lumajang,kabarnusa24.Com.Minggu,1/3/2026. Masjid Al-Furqon di Jalan Pisang Mas, kecamatan Lumajang menggelar santunan dan buka puasa bersama anak yatim dalam rangka bulan Suci Ramadan. Kegiatan bertajuk ‘Ikhlas Ramadan Berbagi’ ini tak hanya menghadirkan momen berbuka, tetapi juga diisi beragam aktivitas Islami dan edukatif yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan.
Sejak sore hari, 80 anak yatim mengikuti berbagai rangkaian acara. Anak-anak juga diajak mengikuti serangkaian pembagian susu etawa (setiap anak menerima 1 dos setara 200 gram ) selain santunan berupa uang.
Kegiatan ini bertajuk ‘Ikhlas Ramadan Berbagi’ ini tak hanya menghadirkan momen berbuka, tetapi juga diisi beragam aktivitas Islami dan edukatif yang berlangsung dengan meriah
Pembina Masjid Al-Furqon Kyai Suroyo menyampaikan kegiatan Ikhlas Ramadan Berbagi sebagai bentuk kepedulian untuk berbagi kepada anak-anak yatim.
Ini merupakan bentuk kepedulian khususnya kepada anak-anak yatim,” ujar Suroyo
Suroyo juga menjelaskan Ikhlas Ramadan Berbagi kali ini mengundang ustad Ubaidillah untuk memberikan siraman rohani ,agar kita semua menjadi orang yang iklas dalam berbagi kepada sesama ,”tambah Suroyo.
“Sekitar 80 anak yatim dari panti asuhan putra ,putri di tambah dari sekitar masjid Al- Furqon se- Lumajang.
Ia berharap santunan serta souvenir susu etawa yang diberikan dapat menjadi penyemangat dan membawa manfaat bagi para penerima. Menurutnya, nilai berbagi dan kepedulian sosial merupakan bagian dari prinsip yang terus dijaga.
Melalui kegiatan ini, Ia berharap Ramadan dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan empati, rasa syukur, serta kepedulian sosial. Acara pun ditutup dengan tausiah di lanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung khidmat, meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak .
Selanjutnya Ustad Ubaidillah mengungkapkan bahwa”Tujuan utama puasa menurut Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 183) adalah membentuk pribadi yang bertakwa—menaati perintah dan menjauhi larangan Allah SWT. Puasa melatih pengendalian diri, kesabaran, mengelola nafsu, meningkatkan empati sosial, serta sarana penyucian jiwa dan pengampunan dosa.
Rincian tujuan puasameliputi :
Mencapai Ketakwaan (La’allakum Tattaqun): Membangun kesadaran diri bahwa Allah senantiasa mengawasi, sehingga terdorong untuk patuh.
Pengendalian Diri (Tazkiyatun Nafs): Mendidik jiwa untuk menguasai hawa nafsu, menahan lapar/haus yang halal melatih untuk menahan diri dari yang haram.
Peningkatan Empati Sosial: Merasakan penderitaan orang miskin yang kekurangan, sehingga menumbuhkan rasa kepedulian.
Sarana Pengampunan Dosa: Sarana penyucian jiwa dan sarana menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
Kesehatan Fisik dan Mental: Melatih disiplin diri dan memberikan kesempatan tubuh beristirahat, menurunkan kolesterol, serta detoksifikasi. ( D.S)







