Nasional

2 Truk Pengangkut Sampah Milik DLH DKI Jakarta Bersandar di Polda Metro Jaya Mati Pajak Sejak 2025

1
×

2 Truk Pengangkut Sampah Milik DLH DKI Jakarta Bersandar di Polda Metro Jaya Mati Pajak Sejak 2025

Sebarkan artikel ini
2 Truk Pengangkut Sampah Milik DLH DKI Jakarta Bersandar di Polda Metro Jaya Mati Pajak Sejak 2025
Foto : Kendaraan Truk Sampah Mati Pajak Sejak 2025 Bersandar di Polda Metro Jaya

JAKARTA, Kabarnusa24.com || Penampakan sebuah kendaraan dinas truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta diduga belum melunasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan memakai pelat nomor yang masa berlakunya sudah habis.

Hal tersebut seperti pantauan Kabar Nusa24.com yang biasa bertugas liputan di Balai Wartawan Polda Metro Jaya, Selasa (17/03/26) terlihat dari balai wartawan Dua truk kendaraan dinas pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang berplat merah dengan no B9261TOR (12-25) dan B9673TOQ (10-25) yang terpasang menunjukkan masa berlaku pajak yang telah kedaluwarsa.

Kondisi ini menimbulkan sorotan publik, sebab kendaraan dinas seharusnya menjadi contoh dalam kepatuhan terhadap administrasi, termasuk urusan pajak. Publik menilai terhadap lemahnya keteladanan dan disiplin Pemrov DKI Jakarta dalam menegakkan aturan yang justru mereka terapkan kepada masyarakat.

Ironisnya, di saat masyarakat terus diminta untuk taat membayar pajak, justru kendaraan milik pemerintah yang diduga melanggar aturan.

Awil Indrasyah selaku Pengamat Sosial dan Lingkungan mengatakan, “Seharusnya pihak Pemprov DKI Jakarta memberikan contoh kepada masyarakat, supaya taat Pajak, bagaimana masyarakat akan taat pajak sedangkan mobil Operasional Pemda yang masih beroprasi untuk mengakut sampah saja tidak bayar pajak, apalagi beroperasi mengangkut sampah dilingkungan Polda Metro Jaya yang sehari-hari Masyarakat urus bayar pajak kendaraan.”, jelasnya.

Lebih Lanjut Awil menjelaskan, “Kalau Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini dinas Lingkungan Hidup belum membayar pajak harusnya kendaraan tersebut jangan dulu beroperasi, ini seolah-olah memberi contoh yang tidak baik kepada masyakat.” Ujarnya.

Sayangnya disaat Kabar Nusa24.com konfirmasi, namun belum bisa mendapat keterangan resmi dari Petugas dan supir guna mendapatkan tanggapan hingga berita ini dimuat.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin