Daerah

Lamaran Sederhana Penuh Hikmah, Kisah Gadis yang Menemukan Pria Idamannya

61
×

Lamaran Sederhana Penuh Hikmah, Kisah Gadis yang Menemukan Pria Idamannya

Sebarkan artikel ini
Lamaran Sederhana Penuh Hikmah, Kisah Gadis yang Menemukan Pria Idamannya
  • Lamaran Sederhana Penuh Hikmah, Kisah Gadis yang Menemukan Pria Idamannya

 

Lumajang,kabarnusa24.Com.Selasa,24/3/2026. – Momen lamaran seringkali identik dengan kemewahan dan pesta besar. Namun, berbeda dengan kisah Angger Damayanti putri dari bapak Sumarji dan ibu Dyah .

Lamaran ini penuh makna dan sarat hikmah .Bapak Sumarji selaku wali Angger merasa senang dan bahagia saat anak sulungnya dilamar oleh pria idaman yaitu Bayu.

 

Acara lamaran yang berlangsung hangat di kediaman keluarga mempelai perempuan itu dihadiri oleh keluarga dekat dan kerabat terdekat saja.Dengan dekorasi nuansa bunga-bunga, suasana terasa lebih khidmat dan menyentuh. Senyum haru dan doa-doa tulus mengiringi prosesi yang berlangsung dengan penuh kesederhanaan.

 

Angger mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah mengharapkan kemewahan dalam momen penting tersebut. Baginya, yang terpenting adalah kesungguhan dan niat baik dari pria yang datang melamarnya.

 

“Yang saya lihat bukan seberapa besar acaranya, tapi keseriusannya datang bersama keluarga dan niatnya untuk membangun masa depan bersama,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

 

Sementara itu, pria yang melamar dikenal sebagai sosok sederhana dan pekerja keras.

 

 

Chiiko perwakilan dari pihak laki-laki dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa lamaran ini bukan sekadar tradisi, melainkan langkah awal menuju kehidupan rumah tangga yang diharapkan penuh berkah.

 

“Kami ingin memulai semuanya dengan sederhana, tapi penuh keikhlasan. Semoga ini menjadi awal yang baik,” ucapnya.

 

Keluarga kedua belah pihak pun menyambut momen tersebut dengan penuh rasa syukur. Mereka berharap hubungan yang terjalin dapat membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi kedua mempelai di masa depan.

 

Kisah ini menjadi pengingat bahwa esensi sebuah lamaran bukan terletak pada kemewahan, melainkan pada ketulusan, komitmen, dan restu keluarga. Di tengah tren perayaan yang serba megah, kesederhanaan justru mampu menghadirkan kehangatan dan makna yang lebih dalam.( D.S,)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin