BANDUNG — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat resmi menggelar rangkaian seleksi pemain sepak bola untuk memperkuat tim Banteng Jabar dalam ajang bergengsi nasional, Soekarno Cup 2026. Proses seleksi wilayah Jawa Barat ini dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dengan antusiasme yang sangat tinggi dari para talenta muda.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menyampaikan bahwa turnamen Soekarno Cup tahun ini direncanakan bergulir pada bulan Agustus mendatang dengan Jawa Timur bertindak sebagai tuan rumah. Kompetisi ini akan diikuti oleh perwakilan dari 16 provinsi di Indonesia.
”Setiap provinsi hanya akan mengirimkan satu tim terbaiknya. Untuk Jabar, saat ini kami sedang melakukan persiapan matang guna menyeleksi pemain-pemain potensial,” ujar Ono Surono di sela-sela memantau jalannya seleksi.
Ono menjelaskan, regulasi kompetisi menetapkan kuota maksimal 20 pemain untuk kategori usia di bawah 17 tahun (U-17), ditambah dengan 5 pemain senior. Seluruh pemain wajib berstatus non-profesional atau murni pemain amatir (tidak terikat kontrak dengan Liga Pro maupun Elite Pro Academy/EPA).
Lebih lanjut, Ono menekankan bahwa agenda rutin PDI Perjuangan ini bukan sekadar mengejar trofi kompetisi semata.
”Ini adalah bagian dari komitmen kami membina generasi muda. Lewat sepak bola, kita bangun kesadaran tentang persatuan, sportivitas, gotong royong, serta pembinaan karakter anak-anak. Apalagi sepak bola adalah olahraganya rakyat,” tegasnya.
Ono memaparkan bahwa seleksi hari pertama diikuti oleh 90 peserta dari total 100 pendaftar. Seleksi akan dilanjutkan esok hari di Kota Bekasi untuk menjaring talenta dari wilayah Bekasi Raya dan Bogor Raya dengan target sekitar 100 peserta lainnya. Secara total, ada 214 pendaftar yang memperebutkan posisi di skuad utama Jabar. Sebagai rencana jangka panjang, DPD PDIP Jabar juga memproyeksikan kompetisi rutin tingkat provinsi pada tahun depan yang melibatkan 27 kabupaten/kota melalui tanggung jawab DPC masing-masing.

Di lokasi yang sama, Manager Tim Banteng Jabar, Hengky Kurniawan, mengusung optimisme tinggi untuk membawa pulang piala ke Jawa Barat. Belajar dari pengalaman kompetisi sebelumnya di Bali di mana Jabar belum berhasil keluar sebagai juara meski meraih predikat top scorer, tahun ini tim Jabar menargetkan hasil maksimal.
”Target kita tentu saja menang (juara)! Melihat antusiasme adik-adik kita yang luar biasa, dengan persiapan yang jauh lebih matang, insya Allah tahun ini kita bisa menang,” ungkap Hengky.
Hengky menambahkan, kriteria penilaian dalam proses seleksi ini tidak hanya berpatokan pada skill atau keterampilan mengolah si kulit bundar saja. Tim pelatih terbaik yang ditunjuk juga akan menilai aspek kedisiplinan serta kemampuan kerja sama tim di lapangan.
”Sesuai arahan Pak Ketua (Ono Surono), selain target juara, kami berharap lewat ajang Soekarno Cup ini lahir bibit-bibit pesepak bola hebat di masa depan. Kami mengonsep kegiatan ini agar bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seluruh peserta,” pungkas Hengky.






