Religi

Doa Ini Dibaca Saat Temui Jamaah Haji Usai Tiba di Tanah Air

10
×

Doa Ini Dibaca Saat Temui Jamaah Haji Usai Tiba di Tanah Air

Sebarkan artikel ini
Doa Ini Dibaca Saat Temui Jamaah Haji Usai Tiba di Tanah Air
Jamaah Haji Indonesia Mulai Kembali Ke Tanah Air Awal Juni 2026

 


JAKARTA,– Sejumlah jamaah haji mulai berdatangan Kembali ke tanah air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah rukun Islam kelima. Dalam menyambut mereka, umat Islam dianjurkan untuk mendoakan jamaah haji tersebut.

“Kita dianjurkan menyambut kepulangan mereka dengan penuh gembira. Kita juga dianjurkan mendoakan jamaah haji sepulang mereka menunaikan ibadah di tanah suci,” tulis Ustadz Alhafiz Kurniawan, Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), sebagaimana dikutip kabarnusa24.com dari artikelnya berjudul Doa Sambut Jamaah Haji Pulang ke Tanah Air pada Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa anjuran tersebut termaktub dalam penjelasan Imam An-Nawawi dalam kitabnya, Al-Idhah fi Manasikil Hajj.

“Orang yang menyalami jamaah haji sepulang manasik dianjurkan mendoakannya,” tulis Ustadz Alhafiz mengutip kitab tersebut.

Adapun doa yang dimaksud adalah sebagai berikut.

قَبَّلَ اللهُ حَجَّكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ نَفَقَتَكَ

Qabballallâhu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka.

Artinya, “Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti pengeluaranmu.”

Doa tersebut bersumber dari hadits yang diriwayatkan dalam kitab Ibn As-Sinni dari Abdullah bin Umar sebagaimana dikutip Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar An-Nawawiyah.

Selain doa di atas, orang yang menyambut atau menemui jamaah haji yang sudah pulang dari tanah suci juga dianjurkan membaca doa lain. Doa yang dimaksud adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْحَاجِّ وَلِمَنِ اسْتَغْفَرَ لَهُ الحَاجُّ

Allâhummaghfir lil hâjj, wa li man istaghfara lahul hâjj.

Artinya, “Ya Allah, ampunilah dosa jamaah haji ini dan dosa orang yang dimintakan ampun oleh jamaah haji ini.”

Doa di atas, terang Ustadz Alhafiz, dikutip dari hadits riwayat Abu Hurairah RA. Riwayat ini juga disebutkan oleh Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar yang dikutip dari Sunan Al-Baihaqi.

“Menurut Imam Al-Hakim, hadits ini shahih berdasarkan syarat hadits Muslim,” pungkasnya.

(Red)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin