Indramayu, kabarnusa24.com
Jakarta-Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan skema pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis kantin sekolah sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan program sekaligus mengurangi beban anggaran negara.
Melalui skema tersebut, fasilitas kantin yang telah tersedia di lingkungan sekolah akan dioptimalkan sebagai sarana penyediaan makanan bergizi bagi para siswa. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena tidak selalu memerlukan pembangunan dapur baru yang membutuhkan investasi besar.
Selain dapat mempercepat pelaksanaan program, pemanfaatan infrastruktur yang sudah ada juga diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas pendukung.
BGN menilai penggunaan kantin sekolah sebagai bagian dari pelaksanaan MBG dapat menjadi solusi yang lebih praktis dan berkelanjutan. Dengan memaksimalkan aset yang tersedia, program pemenuhan gizi bagi peserta didik dapat berjalan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas layanan.
Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memastikan kebutuhan gizi anak-anak sekolah terpenuhi secara optimal. Di sisi lain, skema tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Melalui inovasi pelaksanaan berbasis kantin sekolah, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat, berjalan tepat sasaran, serta mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.







