Indramayu, kabarnusa24.com
Kabar penting datang dari Kabupaten Indramayu. Fasilitas Pertamina di Balongan berpeluang menjadi salah satu lokasi strategis penyimpanan Cadangan Penyangga Energi (CPE) nasional.
Rencana tersebut mengemuka saat kunjungan kerja Dewan Energi Nasional (DEN), SKK Migas, dan jajaran Pertamina Group ke Kilang Balongan. Program CPE merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 96 Tahun 2024 sebagai langkah pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional hingga tahun 2035.
Balongan dinilai memiliki keunggulan karena didukung infrastruktur migas yang lengkap dan terintegrasi, mulai dari sektor hulu, kilang pengolahan, hingga terminal penyimpanan dan distribusi. Selain itu, kawasan ini memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk Jakarta, Jawa Barat, dan wilayah sekitarnya.
Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional, Mohamad Kholid Syaerazi, mengatakan sinergi antara sektor hulu dan hilir Pertamina menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk mewujudkan kemandirian energi melalui penguatan infrastruktur nasional.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga bersama SKK Migas menyatakan kesiapannya mendukung program strategis pemerintah dengan mengoptimalkan infrastruktur serta aset energi yang dimiliki.
Meski memiliki potensi besar, fasilitas Balongan masih akan menjalani asesmen lanjutan sebelum ditetapkan secara resmi sebagai lokasi Cadangan Penyangga Energi nasional. Penetapan tersebut akan mempertimbangkan aspek teknis, kapasitas penyimpanan, keamanan, serta kesiapan operasional sesuai ketentuan yang berlaku.







