DaerahPendidikan

Pemkab Indramayu Kucurkan Hibah Rp13 Miliar untuk 3.611 Guru Madrasah Diniyah, Masing-masing Terima Rp300 Ribu per Bulan

2
×

Pemkab Indramayu Kucurkan Hibah Rp13 Miliar untuk 3.611 Guru Madrasah Diniyah, Masing-masing Terima Rp300 Ribu per Bulan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Indramayu Kucurkan Hibah Rp13 Miliar untuk 3.611 Guru Madrasah Diniyah, Masing-masing Terima Rp300 Ribu per Bulan

 

Indramayu, kabarnusa24.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mengalokasikan dana hibah sebesar Rp13 miliar untuk 3.611 guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kabupaten Indramayu. Melalui bantuan tersebut, setiap guru menerima tunjangan sebesar Rp300.000 per bulan.

Pemberian tunjangan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Indramayu dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus mendukung kesejahteraan para guru Madrasah Diniyah.

Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Indramayu, Dra. Iin Indrayati, M.Si., saat membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Indramayu di Alun-Alun Indramayu, Rabu (1/7/2026).

Menurut Iin, perhatian pemerintah terhadap guru MDT yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) tidak hanya diwujudkan melalui pemberian tunjangan dari dana hibah daerah. Pemkab juga terus memberikan motivasi dan pembinaan secara berkelanjutan agar proses belajar mengajar di madrasah semakin berkualitas, inovatif, dan mampu menumbuhkan semangat para pendidik.

“Harapannya, para guru tetap bersemangat dalam mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan sehingga pendidikan Madrasah Diniyah semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, Kabupaten Indramayu memiliki lebih dari 992 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.611 guru menerima tunjangan hibah yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu dengan nilai Rp300.000 per orang setiap bulan.

Pemkab Indramayu berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Indramayu.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin