SIBOLGA – Kabarnusa24. Com) Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing, berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terus direalisasikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan secara langsung oleh Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga Rosidah Lubis, S.S., M.M., dengan mengantarkan siswa-siswi menuju sekolah menggunakan Bus Sekolah Gratis di kawasan Perbukitan Parombunan pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kehadiran wali kota dalam perjalanan perdana bersama para pelajar menjadi simbol bahwa pemerintah daerah tidak hanya menghadirkan kebijakan di atas kertas, tetapi juga memastikan program berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program Bus Sekolah Gratis sendiri telah resmi beroperasi sejak Senin, 13 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru. Setiap pagi, bus melakukan penjemputan dari Simpang Beo atau Tugu Ikan dan melayani siswa-siswi yang bersekolah di kawasan Perbukitan Parombunan.
Layanan tersebut dihadirkan sebagai solusi atas kebutuhan transportasi pelajar, khususnya bagi mereka yang setiap hari harus menempuh perjalanan menuju wilayah perbukitan dengan akses angkutan umum yang masih terbatas.
Selain memberikan kemudahan akses menuju sekolah, keberadaan Bus Sekolah Gratis juga diharapkan mampu mengurangi beban ekonomi keluarga, sekaligus meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi siswa selama perjalanan berangkat maupun pulang sekolah.
Pemko Sibolga menilai bahwa akses transportasi yang memadai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan pendidikan. Dengan tersedianya layanan ini, diharapkan angka kehadiran siswa meningkat dan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Sibolga dalam mendorong pemerataan layanan pendidikan, sehingga seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala persoalan transportasi.
Melalui berbagai program yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, Pemko Sibolga terus berupaya menghadirkan kebijakan yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga, termasuk di bidang pendidikan sebagai salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Pemerintah Kota Sibolga berharap keberadaan Bus Sekolah Gratis dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelajar dan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan generasi muda yang lebih disiplin, berprestasi, serta siap menyongsong masa depan yang lebih baik.
(Hasanuddingulo)






