Daerah

Warga Cibinong : Polisi Kemana, Masyarakat Banyak Keluhan Suara Knalpot Bising Motor RX-King

11
×

Warga Cibinong : Polisi Kemana, Masyarakat Banyak Keluhan Suara Knalpot Bising Motor RX-King

Sebarkan artikel ini
Warga Cibinong : Polisi Kemana, Masyarakat Banyak Keluhan Suara Knalpot Bising Motor RX-King
Foto : Ilustrasi

CIBINONG, KABARNUSA24.COM
Mesin 2 tak memang garing raungan suara knalpotnya, bisa membuat bulu kudung merinding saat berakselerasi atau dimainin gasnya walau hanya satu silinder  namun mesin ini sudah mencatatkan sejarahnya sebagai mesin yang digemari beberapa penggila kecepatan dan penyuka adu kencang roda dua.

Namun efek samping dari nyaringnya suara tadi kini banyak orang yang kurang begitu menerima seperti halnya Aktivitas berkumpul sejumlah anggota komunitas sepeda motor Yamaha RX-King di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, menuai keluhan dari masyarakat.

Kebisingan suara knalpot serta asap yang dihasilkan dari deretan sepeda motor disebut mengganggu kenyamanan warga yang tengah berolahraga pada Minggu, (19/07/26) pagi.

Kawasan Stadion Pakansari yang setiap akhir pekan dipadati masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas bersama keluarga mendadak dipenuhi deru suara mesin motor. Kondisi tersebut membuat sebagian pengunjung merasa kurang nyaman saat menikmati suasana pagi.

“Suaranya tidak berhenti-henti kang bising sekali apalagi yang dimainkan gasnya, dari tadi pagi sampai sekarang masih terdengar,” Ujar warga sekitar Stadion Pekansari Cibinong Bogor kepada Wartawan.

Lanjut, ia juga sangat berharap kepada pihak kepolisian jangan jadi pemberian agar secepatnya menindak tegas para pengendara yang menggunakan knalpot yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan itu.

“Petugas polisi kemana iya, kenapa dibiarkan saja secara sudah jelas itu menyalah aturan sampai buat masyarakat ke bisingngan dari suara Knalpot motor-motor RX-king itu. Semoga segera ditindaki, karena suara bising knalpotnya sangat mengganggu masyarakat dan pengendara yang lain.” ujarnya.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin