Nasional

Hadiri HUT ANTAM ke 58, Wamen LH Dorong Dunia Usaha Menanam Pohon dan Mangrove

5
×

Hadiri HUT ANTAM ke 58, Wamen LH Dorong Dunia Usaha Menanam Pohon dan Mangrove

Sebarkan artikel ini
Hadiri HUT ANTAM ke 58, Wamen LH Dorong Dunia Usaha Menanam Pohon dan Mangrove
Foto : Dok.Ist/Kementerian LH

JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong penanaman pohon dan mangrove untuk membantu meningkatkan kualitas udara.

Hal ini disampaikan dalam apresiasi kepada ANTAM karena komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penanaman 5.000 mangrove serta pembagian 1.000 bibit pohon di HUT ANTAM ke-58.

“Selain mengingatkan kita pentingnya udara yang bersih, ANTAM juga langsung melakukan aksi dengan penanaman 5.000 pohon mangrove dan membagikan 1.000 bibit pohon, apresiasi sebesar-besarnya kepada ANTAM,” ujar Wamen Diaz.


Hadiri HUT ANTAM ke 58, Wamen LH Dorong Dunia Usaha Menanam Pohon dan Mangrove
Foto : Dok.Ist/Kementerian LH

Hal tersebut disampaikan Wamen Diaz dalam acara Gerak Hijau yang diselenggarakan oleh ANTAM. Kegiatan ini dihadiri sekitar 3.000 peserta dengan agenda utama berupa fun walk, penanaman 5.000 pohon mangrove, dan pembagian beberapa variasi bibit pohon
kepada peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Diaz menjelaskan pentingnya penanaman pohon sebagai upaya menjaga kualitas udara. Menurutnya, setiap orang membutuhkan oksigen yang dihasilkan oleh pohon sehingga penanaman pohon menjadi investasi penting.

“Pohon secara umum, memberikan oksigen yang kita butuhkan setiap harinya, karena kita butuh sekitar 0,5kg O2 per hari dan pohon bisa memberikan sekitar 1,2kg O2 per hari, artinya, satu orang bisa butuh 1-2 pohon,” jelas Wamen Diaz.

Wamen Diaz juga mengingatkan bahwa luas ekosistem mangrove di Indonesia terus mengalami penyusutan sehingga upaya rehabilitasi melalui penanaman mangrove menjadi semakin penting.

“Luas mangrove kita selama ini tergerus terus, sekarang mungkin sisa 3,4 juta hektare dari 4,4 juta hektare, jadi ini langkah yang sangat baik untuk mengingatkan kita untuk menanam pohon”.

Lebih lanjut, Wamen Diaz menilai komitmen ANTAM menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya ancaman cuaca ekstrem akibat fenomena El Niño yang diperkirakan akan kembali terjadi dalam waktu dekat.

“Sekarang belum 4 tahun, udah mulai El Nino lagi, kemungkinan akan lebih parah sampai kemungkinan November atau Desember, artinya konsentrasi PM2.5 akan lebih banyak lagi, dan Air Quality Index (AQI) ini secara natural akan lebih tinggi karena adanya El Niño,” kata Wamen Diaz.

Selain itu, Wamen Diaz menyampaikan bahwa kegiatan seperti Gerak Hijau dapat menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas udara.

“Pagi ini, saya sempat melintasi Sudirman dan saya rasa menjadi pengingat, betapa pentingnya udara bersih itu untuk lari, tadi saya cek AQI-nya, ternyata 104, jadi ini juga menjadi pengingat bagi kita semua supaya kita semua bisa menjaga udara agar tetap bersih”.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin