Kapolres Lumajang: Sepak Bola Jadi Jalan Memperkuat Sinergi Polisi dan Kepala Desa
LUMAJANG,kabarnusa24.com.Minggu,23/8/2026 — Pertandingan sepak bola antara Polres Lumajang dan Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Lumajang tak sekadar menjadi ajang olahraga. Pertandingan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan para kepala desa.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan kejuaraan sepak bola Piala PKDI Kabupaten Lumajang.
Menurut Riki, pertemuan melalui olahraga menjadi sarana yang efektif untuk mendekatkan jajaran kepolisian dengan para kepala desa serta elemen masyarakat.
“Iya, betul sekali. Malam ini kami dari Polres Lumajang dipertemukan dengan teman-teman PKDI berkaitan dengan kejuaraan Piala PKDI,” kata Riki.
Ia menilai sepak bola merupakan olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat. Karena itu, pertandingan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan persaingan di lapangan, tetapi juga memperkuat hubungan antarlembaga.
“Kita dipertemukan supaya lebih mengakrabkan, mengguyubkan, dan menjalin silaturahmi melalui sarana sepak bola,” ujarnya.
Riki menyebut pertandingan tersebut menjadi pengalaman perdana baginya. Ia berharap kegiatan olahraga semacam itu dapat terus dikembangkan karena mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang lebih cair.
“Sepak bola ini sangat membumi dan memasyarakat. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan sportivitas seperti ini, kami dari Polres dan seluruh elemen masyarakat semakin dekat,” katanya.
Ia bahkan menyebut pertandingan tersebut bukan sekadar laga persahabatan.
“Insya Allah ini akan berjalan seru. Bukan lagi pertandingan persahabatan, tetapi pertandingan kekeluargaan,” kata Riki.
Dukung PKDI Lumajang
Dalam kesempatan tersebut, Riki juga memberikan dukungan kepada tim PKDI Kabupaten Lumajang yang tengah mengikuti rangkaian pertandingan.
Ia menilai permainan tim PKDI Lumajang cukup baik, meski hasil pertandingan sebelumnya belum sesuai harapan.
“Intinya kami ingin berkontribusi untuk sama-sama menyemangati teman-teman PKDI, khususnya dari Kabupaten Lumajang, supaya lebih semangat lagi,” ujarnya.
Menurut dia, performa tim PKDI Lumajang sebenarnya cukup menjanjikan. Hanya saja, hasil pertandingan belum berpihak kepada mereka.
“Saya lihat permainan tim PKDI Lumajang ini cukup bagus, cuma mungkin kurang beruntung saja. Sebenarnya yang lain-lain itu kalah, cuma kita kurang beruntung,” kata Riki.
Bangun Komunikasi dengan Kepala Desa
Lebih jauh, Riki menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara kepolisian, kepala desa, pemerintah daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Ia mengatakan komunikasi yang terbangun melalui kegiatan informal seperti olahraga dapat menjadi modal penting dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Harapannya kita membangun sinergi dengan teman-teman PKDI, para kepala desa, dan jajaran Kabupaten Lumajang. Sambil mengenal satu sama lain, sehingga setelah kita kenal, ada ikatan,” tutur Riki.
Menurutnya, hubungan yang baik antara pejabat daerah dan masyarakat sangat diperlukan agar komunikasi serta koordinasi dapat berjalan lebih efektif.
“Bagaimanapun kehadiran kita, pejabat daerah, pejabat kabupaten, Forkopimda, dan Forkopimcam memang dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga komunikasi itu dapat terwujud,” katanya.
Melalui pertandingan sepak bola tersebut, Riki berharap hubungan antara Polres Lumajang dan para kepala desa tidak berhenti di lapangan. Semangat kebersamaan dan sportivitas diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Lumajang.(D.S)







