Nasional

Wakaf Produktif Jadi Fokus ASPRINDO di Maulid Nabi Bersama TIM dan KUPI

4
×

Wakaf Produktif Jadi Fokus ASPRINDO di Maulid Nabi Bersama TIM dan KUPI

Sebarkan artikel ini
Wakaf Produktif Jadi Fokus ASPRINDO di Maulid Nabi Bersama TIM dan KUPI
Foto : Dok.Ist

JAKARTA, KABARNUSA24.COM
Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung semangat kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi umat. Acara berlangsung di Graha Jorindo, Jakarta Selatan, Kamis (27/08/26).

Ketua Umum ASPRINDO yang juga pemilik Kelompok Usaha Jorindo, Jose Rizal, menghadirkan dua organisasi masyarakat Aceh di Jakarta, yakni Taman Iskandar Muda (TIM) dan Keluarga Ureung Pidie (KUPI), untuk bersama-sama memperkuat sinergi.

Berbeda dari peringatan Maulid sebelumnya, tahun ini acara diawali dengan presentasi dan diskusi bertema “Membangun Kemandirian melalui Wakaf Produktif”.


Wakaf Produktif Jadi Fokus ASPRINDO di Maulid Nabi Bersama TIM dan KUPI
Foto : Dok.Ist

Sekretaris Jenderal ASPRINDO, Ana Mustamin, dalam pemaparannya mengajak ketiga organisasi berkolaborasi mengoptimalkan potensi wakaf. Menurutnya, dana wakaf dapat dikembangkan melalui berbagai instrumen investasi syariah untuk menjadi modal usaha produktif.

“Dana wakaf yang terkumpul bisa menjadi modal usaha produktif. Ini bisa mendanai kegiatan sosial organisasi, dan menjadi salah satu solusi penguatan ekonomi umat,” ujar Ana.

Ia juga meluruskan persepsi umum bahwa wakaf hanya bisa dilakukan orang kaya. “Wakaf bisa dilakukan dengan wakaf uang dalam jumlah kecil. Selama ini pengumpulan wakaf kurang optimal karena anggapan tersebut,” katanya.

Penceramah Maulid, Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag. selaku Wakil Ketua Dewan Pengawas ASPRINDO, mengingatkan esensi peringatan Maulid sebagai momentum muhasabah.

“Peringatan Maulid mengajak kita meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pribadi, pengusaha, maupun anggota masyarakat,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Jose Rizal menyampaikan apresiasi atas kehadiran TIM dan KUPI. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kolaborasi antar organisasi.

“Kita harus membangun dan membiasakan kolaborasi dan kerja sama agar kita kuat dan berdaya. TIM dan KUPI adalah organisasi masyarakat Aceh di Jakarta. Dengan bersinergi, kita berharap bisa memberi manfaat lebih besar, tidak hanya untuk anggota, tapi juga untuk umat secara luas,” ujarnya.

Turut hadir Ketua Umum TIM, Ir. H. Muslim Armas, dan Ketua Umum KUPI, Dr. H. Asfifuddin, S.H.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang mempererat silaturahmi antara anggota ASPRINDO, TIM, dan KUPI.(Rizky Tile)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin