Berita

Keluhan Izin Usaha ke Wapres Gibran, Bobby Nasution Langsung Turun Tangan

10
×

Keluhan Izin Usaha ke Wapres Gibran, Bobby Nasution Langsung Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Keluhan Izin Usaha ke Wapres Gibran, Bobby Nasution Langsung Turun Tangan

TAPANULI TENGAH —Kabarnusa24.com)Keluhan pemilik CV Napogos Berkarya Jaya, Marisi Hutasoit, terkait proses pengurusan perizinan usaha mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Keluhan tersebut disampaikan Marisi saat bertemu dengan Wapres di Bandara Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pertemuan berlangsung sesaat sebelum Wapres Gibran bertolak dari Bandara Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, menuju Jakarta, Jumat (4/9/2026). Sebelumnya, Wapres melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga.

Dalam pertemuan tersebut, Marisi menyampaikan persoalan yang dihadapinya dalam proses pengurusan perizinan usaha penggalian tanah urug yang berlokasi di Jalan AR. Surbakti, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah.Keluhan Izin Usaha ke Wapres Gibran, Bobby Nasution Langsung Turun Tangan

Marisi, yang juga merupakan relawan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Tapanuli Tengah, berharap pemerintah dapat memberikan kepastian terhadap proses perizinan yang sedang ditempuhnya. Ia meminta agar pengurusan izin tidak dipersulit sepanjang seluruh persyaratan telah dipenuhi sesuai ketentuan.

Kepada Wapres Gibran, Marisi mengungkapkan bahwa dirinya telah mengeluarkan biaya hingga ratusan juta rupiah untuk memenuhi berbagai persyaratan perizinan. Ia bahkan mengaku menggunakan jasa konsultan untuk membantu proses pengurusan dokumen usaha tersebut.Keluhan Izin Usaha ke Wapres Gibran, Bobby Nasution Langsung Turun Tangan

“Rumah tergadai, tanah dan harta benda lainnya ikut terjual untuk biaya mengurus izin usaha saya. Namun dokumen belum selesai juga, seolah saya dipermainkan,” ujar Marisi.

Marisi menegaskan dirinya memilih menempuh seluruh prosedur resmi dan memenuhi kewajiban kepada negara daripada menjalankan usaha tanpa kelengkapan dokumen perizinan. Menurutnya, legalitas usaha penting agar kegiatan yang dijalankannya memiliki kepastian hukum.

“Lebih baik saya bayar pajak kepada negara dan menghabiskan uang ratusan juta, yang penting usaha memperoleh izin lengkap, sehingga saya merasa tenang dan nyaman berusaha,” katanya.

Mendengar keluhan tersebut, Wapres Gibran meminta perhatian Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, agar persoalan yang disampaikan Marisi segera ditindaklanjuti. Ia meminta seluruh dokumen yang berkaitan dengan perizinan CV Napogos Berkarya Jaya ditelusuri.

Wapres juga meminta agar proses pengurusan dokumen tersebut diselesaikan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, kepastian proses perizinan merupakan bagian penting dalam menjaga iklim investasi di dalam negeri.

“Iklim investasi dalam negeri harus tetap terjaga, apalagi jika pelaku usaha menyadari kewajibannya kepada negara,” ujar Wapres Gibran.

Arahan tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Bobby meminta asisten pribadinya untuk segera mengumpulkan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan proses perizinan CV Napogos Berkarya Jaya.

Bobby juga meminta pihak terkait melakukan koordinasi dengan dinas-dinas yang memiliki kewenangan untuk menelusuri seluruh tahapan perizinan yang telah ditempuh pihak perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kelengkapan serta posisi dokumen yang telah diajukan.

Dengan adanya tindak lanjut tersebut, diharapkan persoalan administrasi perizinan CV Napogos Berkarya Jaya dapat memperoleh kejelasan. Proses perizinan juga diharapkan berjalan sesuai mekanisme, transparan, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Marisi Hutasoit menyambut positif respons Wapres Gibran dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. Ia berharap perhatian tersebut menjadi jalan keluar atas persoalan perizinan yang selama ini dihadapinya dan memberikan kepastian bagi keberlangsungan usahanya.

Di akhir keterangannya kepada sejumlah awak media, Marisi menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum JPKP Maret Suaken, Ketua Wilayah Sumatera Utara Rudi Chairuriza Tanjung, Korwil Pantai Barat Christiono Andries, serta seluruh pengurus dan relawan JPKP yang selama ini terus memberikan dukungan kepadanya.

(Hasanuddingulo)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin