Daerah

100 Buruh Pabrik Rokok di Lumajang Terima BLT DBHCHT Rp600.000

3
×

100 Buruh Pabrik Rokok di Lumajang Terima BLT DBHCHT Rp600.000

Sebarkan artikel ini
100 Buruh Pabrik Rokok di Lumajang Terima BLT DBHCHT Rp600.000

100 Buruh Pabrik Rokok di Lumajang Terima BLT DBHCHT Rp600.000

LUMAJANG, kabarnusa 24.Com. — Sebanyak 100 buruh pabrik rokok CV Triloka di Desa Sari Kemuning, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) 2026. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp600.000.

 

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati pada Rabu (12/8/2026). Penyaluran BLT DBHCHT ini menjadi bagian dari pemanfaatan dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang dialokasikan kembali kepada masyarakat, khususnya kelompok yang berkaitan dengan sektor tembakau dan industri hasil tembakau.

 

Indah mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada pekerja sekaligus upaya mengembalikan manfaat penerimaan cukai kepada masyarakat.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar CV Triloka yang sudah memberikan kontribusi besar kepada negara melalui cukai hasil tembakau,” ujar Indah.

 

Menurut dia, dana yang bersumber dari penerimaan cukai hasil tembakau tersebut sebagian dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program, termasuk bantuan bagi pekerja di sektor industri hasil tembakau.

 

“Dana ini berasal dari cukai hasil tembakau dan dikembalikan lagi kepada masyarakat. Jadi, sebagian manfaat dari penerimaan DBHCHT ini dapat kembali dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

 

Buruh Produksi dan Nonproduksi

 

Sebanyak 100 penerima BLT DBHCHT di CV Triloka terdiri dari buruh yang terlibat langsung dalam proses produksi serta pekerja nonproduksi.

 

Bantuan diberikan secara tunai sebagai bagian dari program pembinaan lingkungan sosial dalam rangka mendukung pemulihan perekonomian daerah.

 

Indah berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan prioritas keluarga, termasuk biaya pendidikan anak.

 

“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan nyata oleh keluarga Bapak dan Ibu. Semoga dapat digunakan untuk keperluan keluarga, termasuk kebutuhan anak-anak yang saat ini sudah bersekolah,” tuturnya.

 

Menurut Indah, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat.

 

Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjut dia, juga mendorong adanya dukungan berkelanjutan bagi pekerja dan keluarganya melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

 

Indah menegaskan, pemberian BLT DBHCHT tidak berarti seluruh persoalan kesejahteraan masyarakat telah terselesaikan. Pemerintah tetap membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

 

“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan, tetapi kami berharap ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir, peduli, dan berusaha berjalan bersama masyarakat,” tegasnya.

 

Melalui program tersebut, para penerima diharapkan dapat merasakan secara langsung manfaat pengelolaan DBHCHT serta menggunakan bantuan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan keluarga.(D.S)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin