Berita

Resepsi HSN 2026, GP Ansor Nonggunong Gelar Istighosah Bersama

6
×

Resepsi HSN 2026, GP Ansor Nonggunong Gelar Istighosah Bersama

Sebarkan artikel ini
Resepsi HSN 2026, GP Ansor Nonggunong Gelar Istighosah Bersama

SUMENEP, Kabarnusa24.Com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep, menggelar istighosah bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid As-Syamsul Muttaqin, Desa Rosong, Kecamatan Nonggunong, pada Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 sekaligus dirangkaikan dengan pertemuan rutin bulanan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Nonggunong.

Istighosah berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Doa bersama dipimpin langsung oleh Kiai Ahmad Hasan dan diikuti jajaran pengurus PAC GP Ansor, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Nonggunong, pengurus ranting NU se-Kecamatan Nonggunong, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua PAC GP Ansor Nonggunong, Iman Sibawi, menyampaikan bahwa istighosah tersebut merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan Allah SWT demi keselamatan bangsa dan negara.

“Marilah kita bersama-sama memohon ampunan dan pertolongan kepada Allah SWT agar Indonesia senantiasa aman, damai, dan dijauhkan dari segala musibah. Kita harus terus menjaga persatuan, menahan diri, serta mendukung upaya aparat berwenang agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, doa bersama tersebut juga ditujukan bagi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai musibah, termasuk kekeringan dan kebakaran yang terjadi di sejumlah daerah.

Menurutnya, momentum Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa santri dan kalangan pesantren memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta memperkuat semangat persaudaraan di tengah masyarakat.

MWC NU Nonggunong Apresiasi Inisiatif GP Ansor

Keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Nonggunong menegaskan komitmennya untuk terus menghidupkan tradisi doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Istighosah yang diprakarsai GP Ansor tersebut dinilai menjadi salah satu ikhtiar untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

Sekretaris MWC NU Nonggunong, Ustaz Samsul Hadi, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai doa bersama tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga memberikan dukungan moral dan spiritual bagi semua pihak yang berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas, kerukunan, dan kebersamaan. Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada GP Ansor Nonggunong yang telah menginisiasi istighosah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa melalui doa bersama.

Samsul Hadi mengingatkan masyarakat agar senantiasa bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas kebenarannya.

“Marilah kita tetap menjaga persaudaraan, menyaring informasi dengan baik, dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang dapat memecah belah persatuan. Kita harus terus merawat kerukunan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan damai,” pesannya.

Momentum Hari Santri, Memperkuat Persatuan dan Kepedulian

Pelaksanaan istighosah ini menjadi wujud nyata kepedulian GP Ansor Nonggunong terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui doa bersama, para kader Ansor dan warga NU berharap Indonesia senantiasa diberikan keselamatan, dijauhkan dari berbagai bencana, serta dianugerahi kedamaian dan keberkahan.

Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, istighosah tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh persaudaraan kebangsaan, dan meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Beriringan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2026 dan pertemuan rutin bulanan MDS Rijalul Ansor, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat pengabdian kader Ansor kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

GP Ansor Nonggunong berharap tradisi dzikir, sholawat, dan doa bersama terus terpelihara sebagai bagian dari ikhtiar spiritual sekaligus sarana memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat Hari Santri Nasional, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus menjaga kerukunan, mempererat persatuan, serta bersama-sama mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

Penulis