BONDOWOSO – Kabarnusa24.com
Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan melalui penguatan kemitraan dengan Perum Perhutani.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) agroforestry yang melibatkan 391 kepala keluarga (KK) petani hutan di Kecamatan Ijen.
Kegiatan sosialisasi agroforestry dan pupuk bersubsidi sekaligus penandatanganan kerja sama antara Perum Perhutani KPH Bondowoso dengan kelompok petani tersebut berlangsung pada Senin (2/11/2026), bertempat di Pendopo Kecamatan Ijen.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut diharapkan tidak sekadar memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengelola lahan, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi petani untuk memperoleh berbagai fasilitas dan program bantuan pemerintah.
Menurutnya, keberadaan 391 KK petani yang telah masuk dalam kemitraan perlu ditindaklanjuti melalui pendataan serta penguatan kelembagaan kelompok tani.
Dengan demikian, para petani dapat memperoleh pembinaan, pendampingan teknis, sarana produksi hingga akses terhadap program pemerintah sesuai ketentuan.
Bupati juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berkoordinasi dengan Perhutani, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta kelompok tani untuk melakukan inventarisasi dan verifikasi data petani.
Selain penguatan kemitraan, pengembangan sektor perkebunan kopi juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan bibit kopi Arabika kepada enam kelompok tani dengan cakupan pengembangan mencapai 340 hektare.
Bupati berharap pengembangan kopi Arabika Ijen dapat meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat