Tutup
BeritaDaerah

Tuntut Profesionalisme Penegakan Hukum, Aliansi Aktivis Sumsel Geruduk Polda

0
×

Tuntut Profesionalisme Penegakan Hukum, Aliansi Aktivis Sumsel Geruduk Polda

Sebarkan artikel ini
Aliansi Aktivis Sumsel Geruduk Polda@Kabarnusa24.com
Aliansi Aktivis Sumsel Geruduk [email protected]

 

Kabarnusa24.com, PALEMBANG | RATUSAN massa yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Sumatera Selatan menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Selatan (Sumsel).

Dodo Arman Ketua KPK Nusantara yang memimpin aksi unjuk rasa tersebut mengatakan, aksi digelar sebagai bentuk tuntutan terhadap profesionalisme dan transparansi penegakan hukum di Sumsel, terutama dalam penanganan laporan masyarakat yang dinilai lamban dan tebang pilih.

Aksi yang melibatkan 12 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) tersebut menilai bahwa kepolisian masih belum sepenuhnya bertindak adil dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan kepentingan besar, sementara laporan masyarakat kerap diabaikan atau diproses dengan sangat lambat.

Lanjut kata Dodo Arman menjelaskan, para aktivis menyoroti ketimpangan dalam sistem hukum yang seharusnya berpihak pada keadilan.

Selain itu mereka juga menegaskan bahwa jika ketidakadilan terus terjadi, maka kepercayaan publik terhadap kepolisian akan semakin runtuh.

“Dengan adanya aksi ini, semoga menjadi peringatan bagi Aparat Penegak Hukum (APH) agar lebih responsif terhadap pengaduan masyarakat,” kata Dodo Arman, pada Rabu (26/02/2025).

Aksi unjuk rasa tersebut dimulai pada pukul 09.00 Wib, dengan titik kumpul di depan Mapolda Sumsel.

Massa aksi menyampaikan tuntutannya secara damai dan meminta audiensi langsung dengan Kapolda Sumsel guna mendapatkan kepastian atas laporan-laporan yang selama ini belum mendapat kepastian hukum.

Aliansi Aktivis Sumsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya aksi agar tetap berjalan damai dan kondusif.

“Kami berharap pihak kepolisian terbuka untuk berdialog dan memberikan solusi nyata atas berbagai laporan masyarakat yang diduga hingga saat ini belum diproses secara adil,” tandasnya.

Lanjut massa aksi menegaskan, bahwa keadilan tidak boleh menjadi ilusi, tetapi harus nyata dan bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Mereka berharap tuntutan ini menjadi momentum bagi kepolisian untuk membangun kembali kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang adil dan transparan.

Sementara itu diwaktu yang sama, perwakilan Polda Sumsel Kompol Fauzi selaku Kepala Jaga 2 menanggapi, untuk Kapolda Sumsel bersama PJU sedang berada di Polres Ogan Ilir guna menghadiri acara Panen Jagung Akbar.

“Terimakasih atas apa yang sudah disampaikan, semuanya pasti akan kami tindak lanjuti, karena sudah seperti itu dalam menerima aspirasi masyarakat, yang mana setiap perkara akan kami sampaikan kepada fungsi yang menanganinya,” pungkas Kompol Fauzi tutup pembicaraan. ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *