Oleh : Sutriachol Haris, Lc.
Kabarnusa24.com,- Selasa, (09/9/2025) Mahfud MD bertemu sekaligus cakap dengan Jenderal senior yakni Wiranto sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan.
Tawaran kedudukan Menko Polkam untuk Mahfud MD pada kerja Kabinet Merah Putih bentukan Presiden Prabowo Subianto dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/9/2025).
Seorang Mahfud MD di mana kedekatan dengan banyak ulama misalnya di Jawa Timur sangat lah tak diragukan lagi, terutama Mahfud MD sangat menghormati dan dekat dengan pendahulu, pengasuh dan penerus pesantren seperti Pengasuh Pesantren Sukorejo KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy. Selain banyak ulama – ulama lainnya di tanah jawa yang kental akrab nya.
Ketika mengenal sosok Bangsawan jawa bertempat tinggal Yogyakarta berdarah Madura itu telah menjadi top legislatif, top yudikatif dan top eksekutif semua itu dilakoninya tak diragukan lagi penuh dengan berkharisma dan berintegritas tinggi memegang tinggi Ketuhanan yang Maha Esa, amanah dan berkeadilan dalam langkah kebijakannya. itulah, Mahfud MD
Saat padat nya Kota Yogyakarta maka ketika melihat alat tranportasi massal seperti KAI, di sana pula tertulis label MD (mulai dinas) saat Mahfud MD tak mulai dinas lagi kudunya ketika ditawari Menko Polkam mau menerima akan amanah ajakan Presiden Prabowo Subianto lewat Wiranto itu. Pertimbangannya adalah bangsa dan negara ini sangat perlu dan membutuhkan sosok seperti Mahfud MD. Maka Presiden RI Prabowo Subianto sudahlah arif bijak lagi bajik.
Ketika kadar timbangan etika politik dan kebutuhan bangsa ditimbang atas pribadi Mahfud MD itu jauh lebih besar maslahat nya bagi NKRI ini dan publik akan melihat lebih besar timbangan menerima menjadi tawaran Menko Polkam. Mungkin lebih berakar maslahat nya bagi bangsa bukan bagi politik dibanding ketika hanya saja mau nerima pada Komite Reformasi Polri yang pokok namun berpayungkan kecil. Walau polri itu sendiri lazim totalitas habis untuk sejatinya reformis diri.
Jagan nalar falsafah yang ada yakni polisi hadir maju tak gentar bela yang bayar? Di mana seakan juga membawa virus pada sekelompok di mana masih ada kalangan ulama, yaitu harga sepakat ustdz baru berangkat !
(Red)







