Daerah

President Penguatan Dan Pendidikan , Penguatan Dan Pendidikan Prabowo Tegaskan, Penguatan Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat Untuk Percepat Penanggulangan Kemiskinan

4
×

President Penguatan Dan Pendidikan , Penguatan Dan Pendidikan Prabowo Tegaskan, Penguatan Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat Untuk Percepat Penanggulangan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
President Penguatan Dan Pendidikan , Penguatan Dan Pendidikan Prabowo Tegaskan, Penguatan Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat Untuk Percepat Penanggulangan Kemiskinan

Jakarta, || Kabarnusa24.com – 5 November 2025 — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Rabu (5/11), untuk membahas langkah-langkah strategis percepatan penanggulangan kemiskinan melalui dua pendekatan utama: pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pelaksanaan strategi pemutusan mata rantai kemiskinan secara konkret dan terukur, dengan melibatkan seluruh sektor pendidikan serta dunia kerja.

> “Kita harus memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh masyarakat dan memberikan hasil nyata. Pendidikan dan pemberdayaan masyarakat adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan bahwa penguatan pendidikan vokasi menjadi prioritas utama pemerintah guna memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, baik di dalam maupun luar negeri. Untuk itu, ia memerintahkan peningkatan kapasitas pendidikan vokasi secara menyeluruh dan terintegrasi.

Pemerintah juga akan memperluas program pelatihan vokasi dengan melibatkan balai-balai latihan kerja milik pemerintah maupun swasta, sehingga penyerapannya di pasar tenaga kerja semakin tinggi.

Selain itu, Presiden Prabowo menugaskan jajarannya untuk mulai merancang konsep sekolah terintegrasi di setiap kecamatan. Model sekolah ini akan menjadi pusat pendidikan holistik yang memadukan jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK dalam satu kawasan dengan fasilitas lengkap — meliputi laboratorium sains, bengkel vokasional, serta sarana seni dan olahraga.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat fondasi pendidikan nasional sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
(Ris/Arson)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin