Indramayu, Kabarnusa24.com
Proyek pembangunan senderan atau saluran irigasi di Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan publik. Pasalnya, proyek yang tengah berjalan tersebut diduga dikerjakan tanpa transparansi, bahkan sejak awal tidak ditemukan adanya papan informasi proyek sebagaimana mestinya.
Dalam pantauan media pada Jumat, 14 November 2025, terlihat bahwa pekerjaan senderan menggunakan material batu jenis merah dengan pori yang minim. Selain itu, proses pengadukan semen dan pasir diduga dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen, sehingga memunculkan dugaan bahwa mutu pekerjaan tidak sesuai standar konstruksi.
Tak hanya itu, saat media mencoba mencari penanggung jawab di lokasi pekerjaan, tidak ditemukan adanya mandor maupun pelaksana proyek. Para pekerja yang ditemui di lapangan pun mengaku tidak mengetahui proyek tersebut berasal dari program apa dan siapa pihak pelaksananya.

“Saya tidak tahu proyek punya siapa, program darimana juga tidak tahu. Saya hanya disuruh kerja saja,” ungkap salah satu pekerja kepada media.
Minimnya informasi dan dugaan penggunaan material yang kurang layak memunculkan spekulasi bahwa proyek ini berpotensi menjadi ladang untuk meraup keuntungan besar bagi oknum pelaksana yang tidak bertanggung jawab.

Publik berharap instansi terkait, baik pemerintah desa maupun dinas teknis di Kabupaten Indramayu, segera turun tangan melakukan pengecekan dan memastikan bahwa proyek yang dibiayai uang rakyat ini berjalan sesuai aturan, transparan, dan berkualitas.







