Indramayu, Kabarnusa24.com
Terobosan baru ditunjukkan BUMDes Ujungpendok Jaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Lahan titisara yang sebelumnya tidak produktif kini mulai dikembangkan menjadi kawasan empang dan area produktif lainnya. Langkah ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa hingga kecamatan.
Ketua BUMDes Ujungpendok Jaya, Edi, menyampaikan bahwa pembangunan tahap pertama telah dimulai di Blok Bonjot, dekat tanggul kali, dengan luas sekitar 2.000 meter persegi.
“Kita sudah mulai membuat empang dan tanggul untuk lokasi pertama. Nantinya, lokasi di sebelah timur yang merupakan daerah rawan banjir dan memiliki lahan luas juga akan dipetak seperti area ini. Dan seperti lahan ini tengah untuk penanaman padi pinggir untuk ikan serta tanggulnya ditanami pohon mangga. Untuk sistem pengelolaan, apakah menggunakan sistem kerja dibayar BUMDes atau dikelola sendiri dengan pola bagi hasil, semuanya sudah kita bahas dalam rapat,” jelasnya.16/11/2025
Kepala Desa Ujungpendok Jaya, H. Waelinah, turut mengapresiasi langkah strategis ini.
“Alhamdulillah, kita kembangkan BUMDes untuk kesejahteraan masyarakat. Karena kita memiliki lahan titisara yang cukup luas dan selama ini kurang produktif, maka kita dorong agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Widasari H.M Hidayat menyatakan dukungan penuh atas inovasi yang digagas BUMDes Ujungpendok Jaya.
“Saya selaku Camat Widasari sangat mendukung langkah baik ini untuk kemaslahatan dan kemakmuran warga. Ini ide yang sangat bagus dan inspiratif,” tegasnya.
Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian desa serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar. Langkah progresif BUMDes Ujungpendok Jaya juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memaksimalkan potensi lahan titisara.







