BANDUNG,– Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung untuk memastikan pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MBG) berjalan sesuai standar nasional. Dalam agenda pengawasan tersebut, sekda kabupaten bandung memberikan sejumlah catatan penting terkait kesiapan satgas dan koordinasi antarinstansi di daerah.
Pa sekda menilai apa yang disampaikan Satgas MBG Kabupaten Bandung sudah cukup baik, namun menurutnya masih belum sesuai dengan keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) maupun ketentuan yang telah diputuskan Komisi IX DPR RI. Ia menegaskan bahwa standar yang ditetapkan pusat harus diikuti secara menyeluruh agar pelaksanaan program tidak menyimpang dari tata aturan yang telah disusun.
Salah satu adalah lemahnya pengawasan BPOM di tingkat kabupaten. Ia menjelaskan bahwa meski BPOM tidak memiliki kantor di setiap kabupaten, pengawasan tetap dapat dilakukan melalui BPOM provinsi dengan menugaskan personel untuk turun langsung ke lapangan. Menurutnya, pemeriksaan dasar seperti pengecekan kesehatan dan keamanan produk seharusnya bisa dilakukan tanpa hambatan.
Sekda menyebutkan pengawasan dan kunjungan terkait program gizi nasional oleh Badan Gizi (atau Badan Gizi Nasional).
Lokasi Kunjungan: Kunjungan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Bandung.
Tujuan: Salah satu tujuannya adalah sebagai percontohan.
Peserta: Disebutkan bahwa tim terkait dan semua stakeholder yang bersangkutan telah mengadakan pertemuan di Kabupaten.
Kolaborasi dan Dukungan
Pentingnya Pengawalan: Ditekankan bahwa semua pihak, termasuk stakeholder, harus mengawal program gizi nasional ini agar dapat sukses.
Dorongan Ibu Irma: Pembicara merujuk pada dorongan dari Ibu Irma (kemungkinan seorang tokoh/pejabat) agar segera dilakukan koordinasi di Kabupaten Bandung.
Isu Lingkungan/LH: Terdapat isu yang perlu dikoordinasikan, yaitu terkait sampah setelah program, khususnya setelah SPPG (kemungkinan Sistem Penyediaan Pangan dan Gizi), yang harus dibuang ke mana. Hal ini melibatkan Dinas Kesehatan dan semacam LH (Lingkungan Hidup).
Kesiapan: Harus dipikirkan dan dipersiapkan agar dampak-dampak yang mungkin timbul dari program tidak menjadi masalah. KesimpulanTujuan Akhir: Tujuannya adalah agar program makan gizi gratis ini sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan harapan Bapak Presiden.
Seruan: Ada seruan untuk mengawal program ini.







