BANDUNG – Dedikasi tinggi ditunjukkan oleh salah satu putra terbaik Jawa Barat di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Setelah mengabdi selama lebih dari tiga dekade, Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kemenag Jawa Barat mendapatkan penghargaan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam wawancara nya, H Ahmad Fatoni mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang kariernya.
Tercatat, pengabdiannya di Kementerian Agama telah menyentuh angka 34 tahun.
“Alhamdulillah, selama pengabdian di Kementerian Agama sudah lebih dari 30 tahun, sekitar 34 tahun.
Selama masa pengabdian tersebut, Allah berikan kekuatan, kemudahan, kelancaran, dan keselamatan sampai saat ini,” ujarnya dengan penuh syukur.

Secara khusus, beliau menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas penghargaan yang diberikan sebagai bentuk pengakuan negara terhadap pengabdiannya selama ini.
Beliau berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi tambahan untuk terus memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat.ujarnya
Menatap masa depan, beliau menegaskan bahwa fokus utama program kerjanya adalah penguatan Pondok Pesantren di Jawa Barat. Baginya, pesantren adalah garda terdepan dalam pembentukan akhlak bangsa.
Lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dipandang sebagai momentum krusial bagi kolaborasi antara negara dan lembaga pendidikan berbasis masyarakat tersebut.
“Pesantren itu lahir dari masyarakat, mulai dari tanah, bangunan, hingga kesejahteraannya merupakan andil masyarakat demi perjuangan agama. Dengan hadirnya negara dan pemerintah melalui undang-undang ini, diharapkan kolaborasi antara Ulama dan Umaro (pemerintah) semakin erat,” jelasnya.
Ia optimis bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah dan pesantren akan membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih maju dan baik, demi mewujudkan cita-cita negara yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur.***Pungkasnya







