Daerah

Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan, Kemenag Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama dengan Lapas Narkotika Kelas IIA

11
×

Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan, Kemenag Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama dengan Lapas Narkotika Kelas IIA

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan, Kemenag Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama dengan Lapas Narkotika Kelas IIA

KAB.BANDUNG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung resmi menjalin sinergi strategis dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung.

Kerja sama ini ditandai dengan prosesi Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pembinaan Kepribadian bagi warga binaan, yang berlangsung di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung pada Selasa (20/01/2026).

Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan, Kemenag Kabupaten Bandung Jalin Kerja Sama dengan Lapas Narkotika Kelas IIA

Kegiatan ini merupakan langkah konkret kedua instansi dalam menghadirkan program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan dan terstruktur di dalam lingkungan Lapas.

Plt Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung H Asep Saefuloh “menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah wujud komitmen bersama untuk menyentuh sisi spiritual para warga binaan.

Tujuan utamanya adalah membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki fondasi iman yang kuat

Siap kembali ke masyarakat dengan bekal mental yang lebih positif produktif dan mampu berperan aktif di lingkungan sosial setelah masa pembinaan selesai.

Dalam keterangannya, H Asep Saefuloh berharap agar ikhtiar ini tidak hanya menjadi seremoni belaka, tetapi memberikan manfaat nyata.

Program yang dirancang akan mengedepankan pendekatan yang humanis dan berdampak, sehingga proses pertobatan dan perbaikan diri para warga binaan dapat berjalan lebih optimal.

Sinergi ini juga mempertegas peran Kemenag dalam memberikan layanan bimbingan masyarakat di seluruh lapisan, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pemasyarakatan.

Dengan adanya pendampingan rutin dari penyuluh agama, diharapkan suasana religius di dalam Lapas dapat semakin meningkat.***pungkasnya

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin