DaerahLingkungan

Pemasangan U-Ditch di Desa Ujung Pendok Jaya Widasari Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

34
×

Pemasangan U-Ditch di Desa Ujung Pendok Jaya Widasari Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

Sebarkan artikel ini
Pemasangan U-Ditch di Desa Ujung Pendok Jaya Widasari Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis

 

Indramayu, Kabarnusa24.com
Pekerjaan pemasangan saluran U-ditch di Desa Ujung Pendok Jaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan metode standar konstruksi. Di lapangan, terlihat elemen U-ditch dipasang langsung di atas tanah galian tanpa menggunakan dasaran atau alas sebagaimana dipersyaratkan dalam pekerjaan saluran beton pracetak.

Berdasarkan metode pelaksanaan konstruksi, pemasangan U-ditch seharusnya dilengkapi dasaran, baik berupa urugan pasir yang dipadatkan maupun lantai kerja beton (lean concrete/beton tumbuk). Dasaran ini berfungsi sebagai penyangga utama untuk menjaga kestabilan, kerataan, serta mencegah terjadinya penurunan (settlement) pada saluran.

Tanpa adanya dasaran, U-ditch berpotensi mengalami pergeseran, kemiringan, hingga penurunan tidak merata, terutama pada kondisi tanah lunak atau saat terpapar aliran air. Kondisi tersebut tidak hanya menurunkan kualitas pekerjaan, tetapi juga berisiko menimbulkan kebocoran pada sambungan serta mempercepat kerusakan saluran.

Sejumlah alasan teknis yang mengharuskan penggunaan dasaran dalam pemasangan U-ditch antara lain:
Sebagai penyangga dan perata, agar elemen beton pracetak terpasang stabil dan tidak goyah.
Mencegah penurunan (ambles) akibat beban sendiri maupun kondisi tanah dasar.

Menjaga umur layanan konstruksi, sehingga saluran dapat berfungsi optimal sesuai perencanaan.
Selain itu, di lokasi pekerjaan juga terlihat pemasangan U-ditch yang tidak rapat dan terdapat celah pada sambungan, yang dikhawatirkan dapat memperparah potensi kerusakan saat saluran mulai difungsikan.

Proyek pemasangan U-ditch tersebut diketahui dikerjakan oleh PT Sacna Minarta. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana terkait tidak digunakannya dasaran serta kondisi pemasangan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.

Masyarakat setempat berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan dan evaluasi teknis, agar pekerjaan infrastruktur yang dibiayai negara benar-benar memenuhi standar mutu dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin