Daerah

82 Balita Ikuti Layanan Rutin Posyandu Pojok 1, Pemerintah Desa Perkuat Upaya Cegah Stunting

5
×

82 Balita Ikuti Layanan Rutin Posyandu Pojok 1, Pemerintah Desa Perkuat Upaya Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
82 Balita Ikuti Layanan Rutin Posyandu Pojok 1, Pemerintah Desa Perkuat Upaya Cegah Stunting

TULUNGAGUNG – Upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Pojok, Kabupaten Tulungagung, terus digencarkan melalui kegiatan Posyandu Pojok 1 dan Taman Posyandu Balita yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Program ini menjadi langkah nyata dalam memastikan tumbuh kembang balita terpantau secara optimal sejak usia dini.

Pada kegiatan terbaru, sebanyak 82 balita tercatat mengikuti pelayanan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pemantauan pertumbuhan, serta berbagai aktivitas edukatif. Kegiatan digelar setiap minggu pertama, tepatnya hari Kamis, di Balai Desa Pojok dengan melibatkan kader posyandu dan dukungan tenaga kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan turut didampingi Bidan Desa, Dwi Wulandari, yang memberikan pelayanan kesehatan sekaligus melakukan pemantauan tumbuh kembang balita. Bersama para kader, ia juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan anak secara berkala.

Lurah Desa Pojok, Ismiati, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kader yang terus konsisten menjalankan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ibu dan balita.

“Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Kami sangat mengapresiasi kerja keras para kader dan tenaga kesehatan yang terus konsisten memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesehatan balita di Desa Pojok dapat terus terpantau dengan baik,” ujarnya.

Selain penimbangan, kegiatan juga diisi aktivitas Taman Posyandu Balita yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain. Balita tidak hanya memperoleh pemantauan kesehatan, tetapi juga stimulasi perkembangan motorik, sosial, dan emosional yang penting bagi masa tumbuh kembang mereka.
Data hasil penimbangan menjadi acuan penting untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan pertumbuhan maupun risiko stunting. Para kader bersama Bidan Dwi Wulandari juga memberikan penyuluhan gizi kepada orang tua agar semakin memahami pentingnya asupan gizi seimbang dan pola asuh yang tepat.


Dengan sinergi antara kader, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa, kegiatan Posyandu Pojok 1 dan Taman Posyandu Balita diharapkan terus berjalan konsisten serta mampu memperkuat fondasi kesehatan generasi mendatang. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan anak-anak yang sehat, tangguh, dan siap menyongsong masa depan.

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin