Perkuat sinergi lintas Instansi, BPJS Ketenagagakerjaan Gelar Buka Bersama Disnaker dan DMI & Demasindo Lumajang
Lumajang,kabarnusa24.Com.Rabu,12/3/2026.-Dalam rangka mempererat sinergi lintas instansi sekaligus diskusi terkait perluasan kepesertaan pekerja sector keagamaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lumajang menggelar Buka Bersama Disnaker, DMI dan Demasindo Lumajang
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh kebersamaan ini menjadi ruang dialog terbuka antara BPJS Ketenagakerjaan dengan para Stakholder eksternal. Hadir dalam kegiatan yang dikemas secara informal ini, kepala Disnaker beserta jajaran, Ketua DMI & Demasindo Kab. Lumajang serta jajaran internal BPJS Ketenagakerjaan Lumajang. Selain mempererat silaturahmi di bulan Ramadan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan pembahasan terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Lumajang terkhusus bagi para Imam masjid yang selama ini belum terlindungi dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lumajang, Delistyana Diah Vianty, menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud sinergi lintas instansi yang diinisai oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi setiap pekerja di lumajang.
“Melalui kegiatan buka bersama yang digelar secara informal dan santai ini, kami ingin lebih dekat dengan mitra kerja kami khususnya disnaker, DMI dan Demasindo di Lumajang. Kami mendengarkan langsung cerita dan pengalaman mereka di lapangan, sekaligus berdiskusi bagaimana para pekerja sektor informal juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang layak,” ujar Delis.
Ia menambahkan BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen memperluas cakupan kepesertaan pekerja informal, termasuk Imam masjid maupun pekerja keagamaan lainnya, agar mereka dapat bekerja dengan lebih tenang karena memiliki perlindungan atas risiko kerja. Karna setiap pekerjaan pasti ada resikonya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hadir untuk melindungi pekerja ketika terjadi resiko saat terjadi resiko kerja.
Ketua DMI dan Demasindo juga menyambut baik inisiasi dari BPJS ketenagakerjaan untuk perlindungan pekerja keagamaan seperti imam masjid. Untuk tahun ini diharapkan seluruh imam masjid di lumajang dapat juga terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk program Jaminan Kecelakaan kerja(JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Namun untuk waktu dan teknisnya masih diperlukan pembahasan lebih lanjut terkait pembayaran iuran setiap bulanannya.Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Lumajang berharap semakin banyak pekerja informal yang sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. ”Sehingga kesejahteraan pekerja dan keluarganya dapat terjaga secara berkelanjutan,” tambah Delis..(D.S)







