BeritaNasional

6.859 Masjid Se-Indonesia Siap Layani Pemudik Lebaran, Ini Layanannya..

7
×

6.859 Masjid Se-Indonesia Siap Layani Pemudik Lebaran, Ini Layanannya..

Sebarkan artikel ini
6.859 Masjid Se-Indonesia Siap Layani Pemudik Lebaran, Ini Layanannya..
Kick off Ekspedisi Masjid Indonesia

JAKARTA,- Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii melakukan kick off Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) untuk memastikan kesiapan 6.859 masjid di seluruh Indonesia dalam memberikan layanan bagi pemudik pada Lebaran 1447 H.

“Kita bersyukur hari ini berada dalam acara pelepasan Ekspedisi Masjid Indonesia untuk menyatakan kesiapan masjid di seluruh Indonesia melayani para pemudik,” ujar Romo Muhammad Syafii dalam acara pelepasan ekspedisi di kantor Kemenag, Rabu (11/3/2026).

Program ini disiapkan untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Melalui program tersebut, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi titik layanan bagi pemudik yang membutuhkan tempat singgah selama perjalanan.

“Bahwa masjid memang tempat melayani. Kita ingin mengubah wajah masjid yang selama ini terkesan hanya dibuka untuk salat lima waktu. Namun, sudah beberapa tahun terakhir, khususnya tahun ini, masjid memang diprogram sesuai dengan fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Romo Muhammad Syafii.

BACA JUGA:  *Kehadiran Menteri AHY sebagai Lulusan Terbaik Berikan Semangat bagi Siswa SMA Taruna Nusantara* Magelang – Setelah lulus 27 tahun lalu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali ke SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Senin (02/09/2024). Kehadirannya menjadi momen berharga bagi segenap pengajar dan siswa SMA Taruna Nusantara. Sejumlah siswa pun antusias memberikan kesan dan pesan kepada Menteri AHY yang menjadi Lulusan Terbaik SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-5. “Untuk Pak Menteri AHY, terima kasih atas pemaparan hari ini, saya jadi lebih bersemangat lagi untuk belajar dan menggapai cita-cita, semoga suatu saat nanti saya menjadi sukses seperti bapak. Saya mendapatkan bahwa kita harus keluar dari zona nyaman agar kita berkembang lebih jauh lagi, mengembangkan soft skill lagi, setiap hari kita harus menjadi yang lebih baik,” ujar Syifa, seorang siswi yang berasal dari Banda Aceh. Hal yang sama disampaikan oleh Timmoty. Ia mengatakan bahwa pengalaman yang diceritakan Menteri ATR/Kepala BPN memotivasinya untuk terus belajar dan bekerja keras. “Setelah mendengarkan Pak Menteri AHY, saya akan bekerja keras dengan kerendahan hati dalam melakukan segala pekerjaan. Teruslah berjuang Pak, sampai menjadi presiden,” pungkas siswa yang berasal dari Jakarta ini. Sebagai menteri pertama lulusan SMA Taruna Nusantara, Menteri AHY menjadi sosok penuh dedikasi dalam usahanya dan bertekad kuat dalam pandangan para siswa yang mendengarkan ceramahnya. Dalam kesempatan “Jumpa Tokoh Nasional” ini, Menteri AHY memberikan ceramah pembekalan kepada 1.099 siswa/siswi SMA Taruna Nusantara Angkatan 33, 34, dan 35. “Dream big, work hard and never give up. Semua bisa berbuat yang terbaik. Kita senantiasa melakukan transformasi sekaligus kita berupaya untuk terus meningkatkan kapasitas diri kita. Oleh karena itu, sudah tepat jika SMA Taruna Nusantara ini mencetak, mendidik para calon patriot bangsa yang memiliki cita-cita mulia,” ujar Menteri AHY di SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Menteri AHY berpesan agar seluruh siswa menerapkan nilai-nilai sebagai generasi unggul penerus bangsa. Nilai tersebut antara lain Keberanian dan Percaya Diri; Komunikasi dan Kesopanan; Berpikir Kritis dan Kreativitas; Kompetitif dan Kolaborasi; serta Komitmen dan Konsistensi. Pada kunjungannya di SMA Taruna Nusantara ini, Menteri AHY didampingi oleh Pembina IKAWATI ATR/BPN, Annisa Pohan Yudhoyono; beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah dan sejumlah Kepala Kantor Pertanahan. Turut hadir, Pj. Bupati Magelang beserta Forkopimda setempat. (YS/PHAL) #AHYMenteriATR #KementerianATRBPN #MelayaniProfesionalTerpercaya #MajuDanModern #MenujuPelayananKelasDunia #SetiapKitaAdalahHumas #SetiapKitaAdalahAmbassador Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional

Kementerian Agama menyiapkan 6.859 masjid yang tersebar di berbagai daerah untuk memberikan layanan kepada pemudik. Masjid-masjid tersebut akan menjadi tempat singgah yang menyediakan berbagai fasilitas dasar bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

“Karena itu, Kementerian Agama telah merumuskan pelayanan terhadap pemudik yang dilakukan oleh masjid-masjid yang tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 6.859 masjid,” ujar Romo Muhammad Syafii.

6.859 Masjid Se-Indonesia Siap Layani Pemudik Lebaran, Ini Layanannya..

“Layanan yang diberikan itu adalah membuka akses masjid dan musala selama 24 jam, menjaga keamanan masjid dan musala serta area parkir, menyediakan ruang layanan kesehatan, memastikan kebersihan khususnya di lingkungan toilet dan ketersediaan air bersih,” lanjutnya.

Selain itu, masjid juga menyediakan sejumlah fasilitas tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh pemudik selama beristirahat di perjalanan.

“Menyediakan fasilitas pengisian daya baterai untuk HP dan gawai atau alat komunikasi lainnya, menyediakan area atau tempat istirahat yang layak, menyediakan sarana pusat informasi yang dapat diakses oleh pemudik, dan menyediakan air minum dan atau makanan-makanan kecil,” kata Muhammad Syafii.

Dalam pelaksanaan, Kementerian Agama bekerja sama dengan Radio Elshinta untuk menyampaikan informasi mengenai lokasi masjid layanan dan kondisi perjalanan kepada para pemudik.

“Alhamdulillah, Kementerian Agama tahun ini bekerja sama dengan Radio Elshinta dalam program EMI, Ekspedisi Masjid Indonesia. Insya Allah para pemudik akan tepat sasaran dan tepat informasinya tentang yang dibutuhkan selama dalam perjalanan dengan informasi yang akan disiarkan oleh Elshinta,” ujarnya.

Siaran Ekspedisi Masjid Indonesia melalui Radio Elshinta akan berlangsung sejak H-8 hingga H+8 Lebaran, sementara layanan masjid bagi pemudik disiapkan mulai tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah Lebaran.

“Elshinta mulai mengudara minus 8 hari sampai plus 8 hari, sementara layanan masjid itu dimulai minus 7 hari sebelum Lebaran dan plus tujuh hari setelah Lebaran,” pungkasnya.

(Red)

Penulis

Jurnalist: Dewi Apriatin