Kadin Lumajang Soroti Dampak Geopolitik Global terhadap Dunia Usaha Daerah
LUMAJANG, kabarnusa 24.Com.Sabtu,14/3/2026.– Dinamika geopolitik dunia mulai menjadi perhatian kalangan pelaku usaha di daerah. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lumajang menilai konflik yang melibatkan sejumlah negara besar berpotensi memberi dampak terhadap stabilitas ekonomi hingga sektor usaha di tingkat lokal.
Hal itu disampaikan Ketua Kadin Lumajang, Agus Setiawan, saat kegiatan gathering dan buka puasa bersama pengurus Kadin se-Kabupaten Lumajang di Warong Wakul Bu Tjipto, Jumat (14/3/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi mengenai kondisi perekonomian dan tantangan dunia usaha di tengah situasi global yang tidak menentu.
Menurut Agus, konflik geopolitik antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia, termasuk sektor usaha di daerah.
“Dengan adanya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, tentunya secara tidak langsung akan mempengaruhi dunia usaha kita,” ujar Agus Setiawan.
Ia menjelaskan, dampak konflik tersebut dapat dirasakan melalui berbagai sektor, seperti fluktuasi harga energi, gangguan rantai pasok global, hingga tekanan terhadap stabilitas ekonomi yang pada akhirnya berdampak pada pelaku usaha di tingkat daerah.
Agus juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya efisiensi energi dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi sinyal bagi dunia usaha agar mampu beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi.
“Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, saat ini mulai dilakukan efisiensi energi. Ini menjadi perhatian bagi dunia usaha agar dapat menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi global,” katanya.
Meski demikian, Agus berharap dampak situasi geopolitik global tersebut tidak sampai dirasakan secara signifikan oleh pelaku usaha di Kabupaten Lumajang. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas usaha agar tidak berujung pada pengurangan tenaga kerja.
“Setidaknya jangan sampai kondisi ini berdampak ke daerah hingga membuat pelaku usaha harus memberhentikan karyawan,” tegasnya.
Melalui kegiatan gathering dan buka puasa bersama tersebut, Kadin Lumajang juga mendorong penguatan komunikasi dan kolaborasi antar pelaku usaha agar mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi global sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha di daerah.(D.S)







