Lumajang Genjot Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, Progres Capai 50 Persen
Lumajang, kabarnusa24.Com.Rabu,15/4/2026— Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mempercepat pembangunan fisik gerai dan pergudangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025.Saat di konfirmasi awak media kabarnusa.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa hingga saat ini realisasi pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen dari total target.
“Dari total 205 KDKMP, sebanyak 103 koperasi desa telah memasuki tahap pembangunan fisik,” ujarnya.
Namun demikian, masih terdapat 102 koperasi desa yang belum dapat dibangun. Hal ini disebabkan oleh kendala utama berupa ketersediaan lahan yang sesuai untuk pembangunan gerai dan pergudangan.
Ridha menjelaskan, pihak desa bersama pengurus koperasi telah mengajukan berbagai alternatif lahan, baik yang bersumber dari Tanah Kas Desa (TKD), maupun lahan milik pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten yang berada di wilayah desa setempat. Meski demikian, seluruh proses tersebut masih dalam tahap pengajuan dan verifikasi.
“Sebelum lahan tersedia sesuai kebutuhan pembangunan, pihak pelaksana seperti PT Agrinas dan TNI melalui Kodim belum dapat memulai pembangunan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama pemerintah desa dan jajaran TNI terus berupaya mencari solusi atas kendala tersebut. Berbagai langkah koordinasi lintas sektor dilakukan guna mempercepat penyediaan lahan sekaligus memastikan pembangunan fisik dapat berjalan sesuai target.
Ridha menegaskan, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam percepatan realisasi program KDKMP, khususnya di wilayah yang masih mengalami hambatan.
“Seluruh pihak terus bekerja sama agar penyediaan lahan dan pembangunan gerai serta pergudangan KDKMP dapat segera terealisasi,” ujarnya.(D.S)







